Peraturan Tak Tertulis Di Kantor yang Dapat Pengaruhi Karier

Peraturan Tak Tertulis Di Kantor yang Dapat Pengaruhi Karier

Saat kamu memasuki dunia kerja, ada beberapa peraturan perusahaan yang wajib dipatuhi. Aturan tersebut selain membuat kondisi tertib di tempat kerja, sekaligus menjadi penilaian terhadap kinerja dan etika karyawan selama di kantor.

Namun pada kenyataan dunia kerja, sebagai makhluk sosial, dalam bergaul dengan rekan kerja dan atasan di kantor, ada juga peraturan tidak tertulis yang sebenarnya perlu dipelajari oleh karyawan. Peraturan tak tertulis ini bukan tidak mungkin akan memengaruhi penilaian atasanmu dan teman sekantor terhadap etika dan kinerja kamu selama di kantor.

Kantor bukan tempat bermain

Ada kalanya, bekerja perlu santai dan main bersama rekan kerja. Sesekali boleh saja, tapi bukan berarti kamu bisa main-main dan santai sepanjang hari. Ingat, kantor bukan tempat bermain. Kamu bekerja mendapatkan upah, tentu pihak perusahaan juga mengharapkan sesuatu darimu. Jika memang pada satu waktu tertentu, kamu sedang tidak terlalu sibuk, cobalah untuk memberikan ide atau inisiatif yang dapat bermanfaat untuk pekerjaanmu. Sebagai manusia dewasa, cobalah mulai bisa menempatkan posisi, kapan kamu bisa bermain dan kapan kamu harus kerja.

Dilarang membicarakan “angka” dengan rekan kerja

Jangan pernah berpikir untuk berbicara soal “angka”, dalam hal ini gaji ataupun bonus, dengan rekan kerja di kantor. Pasti kamu bisa baca, kan, tanda ‘private and confidential’ pada setiap amplop yang berisi informasi soal gaji yang disampaikan oleh pihak HRD. Artinya, perihal upah adalah urusan privasi. Setiap upah yang diterima oleh pekerja pasti akan disesuaikan dengan kontribusi yang diberikan. Jika kamu tidak terima dengan gaji yang selama ini kamu terima, bicarakan langsung dengan atasan dan hindari berkoar-koar bicara negatif menjelek-jelekkan pihak tertentu.

Selalu siaga saat di kantor

Selama di kantor dan jam kerja pastikan kamu selalu siaga dengan berbagai tugas yang datang, baik secara langsung, melalui email, ataupun pesan singkat. Selama di kantor, rasanya tidak ada alasan untuk tidak merespons berbagai panggilan tugas yang masuk. Alasan ‘belum cek email’ di saat posisimu sedang tidak sibuk justru akan membuatmu tidak professional.

Menjaga penampilan tetap sopan

Beberapa kantor ada yang membuat peraturan tertulis untuk mengatur cara berpakaian karyawannya, namun banyak juga kantor yang memberikan kebebasan kepada karyawan mereka dalam berpakaian. Beruntunglah jika kamu bekerja di kantor yang tidak banyak mengatur cara karyawan berpenampilan. Akan tetapi, untuk menjaga profesionalisme, pastikan kamu berpenampilan sopan dan layak setiap berangkat.

Tidak elok rasanya jika kamu hanya berbalut celana pendek, kemeja, dan sandal ke kantor. Mungkin atasanmu tidak melarang, tapi bukan berarti penampilan tidak memengaruhi penilaian terhadap kinerjamu.

MORE FROM MY SITE