Saat Tepat Bicarakan Gaji Saat Wawancara
A- A+

Dalam proses wawancara kerja, kamu memang sebaiknya tidak memulai dahulu berbicara soal gaji. Perekrut adalah pihak pertama yang harus membicarakannya. Namun, bila pembicaraan itu tak kunjung datang, harus bagaimana?

Global Head Talent Linkedin Brendan Browne bilang, kamu boleh menyingung hal tersebut. Lalu kapan saat yang tepat? Browne menilai, saat yang tepat adalah ketika mereka sudah yakin kamu adalah kandidat tepat untuk mengisi posisi yang kosong.

Jadi, jangan pernah bicara gaji saat awal wawancara. "Bisa saja mereka menjawab normatif, 'Gaji layak. Karyawan kami bertahan karena keinginan mereka sendiri untuk membantu kami membuat keputusan'," ungkap Browne seperti dilansir CNBC.

Browne menyarankan, jangan terlalu bernafsu membicarakan gaji. Di banyak kesempatan, perusahaan akan menjawab secara defensif, "Bila gaji menjadi hal terpenting bagimu, tempat ini bukan yang terbaik untukmu," katanya. Karena itu, pemilihan waktu tepat menjadi sangat penting.

Lalu, apakah perusahaan tidak keberatan bila kamu memulai membicarakan gaji terlebih dahulu?

Head of Global Talent Acquisition Microsoft Chuck Edward juga tak membantah bahwa gaji adalah salah satu hal penting untuk menerima atau menolak tawaran suatu pekerjaan. Dia membolehkan calon karyawan menanyakan besar gaji.

Kamu juga akan tahu bagaimana usaha perusahaan barumu untuk memperoleh karyawan-karyawan terbaik untuk menjalankan bisnis. "Kita (di Microsoft) sangat transparan dan akuntabel (tentang gaji)," katanya.

Karena itu, dia bahkan tidak keberatan bicara gaji di awal wawancara. Namun, katanya, mereka memiliki beberapa parameter sebelum mengakuisisi karyawan seperti digitalisasi, karakter dan budaya.