Trik Jitu Hadapi Atasan yang Menyebalkan

Trik Jitu Hadapi Atasan yang Menyebalkan

Memilih tempat kerja memang menjadi hak siapa saja, namun tidak dengan memilih atasan. Jadi, bersyukurlah bila saat ini kamu memiliki atasan yang mengayomi dan membimbing untuk bisa menjadi lebih baik.

Lalu bagaimana bila mendapat tipe yang menyebalkan? Bila harus berhadapan dengan atasan seperti itu, ada beberapa langkah bisa kamu coba seperti dilansir Cosmopolitan.

Atasan Selalu Sibuk

Penulis Be a Kick-Ass Boss Without Losing Your Humanity Radical Candor mengatakan, kamu harus mencari tahu terlebih dahulu alasan atasan seperti itu. Kemudian, tanyakan langsung padanya pekerjaan apa yang bisa kamu bantu selesaikan.

Bila kamu dapat menangani pekerjaan tersebut, hal ini akan menambah pengalaman untukmu.

Atasanmu Enggan Membantu

Jangan sampai kamu melempar masalah pada atasanmu tanpa memiliki saran solusi. Sebelum berbicara dengan atasan dalam rapat, persiapkan dengan baik apa yang ingin kamu bicarakan.

Cari tiga alternatif jalan keluar dan minta atasanmu memilih mana yang terbaik. Bila ia memiliki saran lain yang lebih baik, catat hal tersebut. Jika atasanmu masih bersikap acuh, tak ada salahnya bertanya pada rekan kerja yang lebih lebih senior untuk mendapat bantuan.

Atasan Seolah Tak Pernah Membaca Surat Elektronik (Surel)

Coba lihat kembali surel yang kamu kirim. “Membaca surat yang cukup panjang membuat atasan tak punya waktu lebih untuk berbicara dan menghadapi serta mencari tahu apa yang diinginkan,” ujar Kim.

Pastikan komunikasi kamu tulis dengan bahasa yang mudah dimengerti, singkat dan padat.

Atasan Punya ‘Anak Emas

Jika atasanmu selalu memberi proyek yang paling menarik pada orang tertentu, tentu kamu akan merasa tidak dihargai. Pertama, coba untuk tetap berpikir positif. Kemudian, pastikan dia memang tahu pekerjaan apa saja yang bisa kamu tangani dan selesaikan.

Bila hal ini tetap tidak memberikan perubahan, katakan, “Saya menyadari bahwa (nama rekan kerja) sering mendapat kesempatan mengerjakan proyek yang besar. Kalau boleh, saya ingin tahu cara bisa mendapat kesempatan yang sama.”

Atau, minta atasan melakukan evaluasi pekerjaanmu. Hal ini merupakan cara paling efektif bertukar pikiran dan membicarakan hal tersebut tanpa saling menyinggung.

Atasan Minta Bantuan Menyelesaikan Urusan Pribadi

Atasan juga seorang manusia. Kadang, dia akan menghadapi masalah pribadi. Di saat seperti ini, tak sedikit atasan yang meminta saran pada bawahannya. Bila kamu adalah sekretaris atau asisten pribadinya, kamu tetap harus tahu batasan.

Bila pada periode berikutnya, dia memintamu membantu soal tugas sekolah anaknya, katakan “Saya bisa saja melakukannya, namun sepertinya (sebut pekerjaan yang harus kamu selesaikan) tidak bisa selesai tepat waktu.”

Pernyataan semacam ini akan menyiratkan mana hal yang bersifat prioritas dan mana yang tidak sehingga akan membantu atasanmu menyadari tugas utama yang kamu miliki.

Atasan Gemar Mengkritik di Depan Rekan Kerja Lain

Saat atasan melakukan ini, kamu harus tenang. Jangan terlihat takut atau melempar kalimat yang membuatmu terkesan defensif. Begitu ada waktu luang, minta waktu untuk berbicara secara empat mata.

Katakan pada atasanmu, “Terima kasih atas masukannya, saran bapak/ibu sangat membantu. Bisakah kita berbincang berdua seperti ini lagi bila saya butuh masukan? Saya lebih nyaman dengan cara seperti ini.”

MORE FROM MY SITE