Waspada Menjawab Pertanyaan Ini Saat Negosiasi Kerja
A- A+

Dalam wawancara kerja, tentu ada banyak tanya jawab terjadi. Namun, apakah semua pertanyaan harus dijawab? Konsultan karier dari Embrace Change Consulting Cyntia Pong memberi beberapa kiat.

Sebagai calon pegawai, kamu punya hak menolak memberikan jawaban bila pertanyaan yang diajukan bersifat sangat pribadi. Kamu juga berhak menolak pertanyaan bila hal tersebut dapat menurunkan kesempatanmu mendapat posisi impianmu dalam karier.

Menurut beberapa ahli karier, pertanyaan-pertanyaan seperti "Berapa gaji di perusahaan sebelumnya?" tidak perlu dijawab. Bila pertanyaan itu dijawab, kata Cyntia, hal itu justru mengurangi kesempatanmu mendapat kenaikan gaji impian.

Seperti dikutip liputan 6.com, ada 43% pencari kerja mengaku mendapat pertanyaan tersebut saat wawancara kerja. Meski begitu, dari angka itu, hanya 23% menolak memberi tahu besar gaji sebelumnya.

"Tak ada orang yang perlu tahu berapa gaji kamu sebelumnya. Hal ini ditanyakan agar mereka bisa menawarimu dengan rentang gaji itu-itu saja," tutur Cynthia. Lalu apa yang harus kamu lakukan jika mendapat pertanyaan tersebut?

Konsultan karier Roy Cohen menyarankan, jawab pertanyaan itu dengan beberapa cara. Salah satunya, belokkan pertanyaan itu ke hal lain. Misalnya, tanyakan soal kompensasi, asuransi kesehatan, tunjangan atau kesempatan berkarier di sana.

Selain itu, Ray menambahkan, kamu juga bisa membelokkan pertanyaan itu untuk membahas tugas dan tanggung jawab di posisi yang kamu lamar. Bila pertanyaan-pertanyaan itu tetap diajukan dan mereka memaksa menjawab, lalu bagaimana?

Jika itu yang terjadi, jawab bahwa kamu punya ekspektasi gaji yang besar. Sudah siap bernegosiasi?