Mencari Uang Tambahan Tanpa Mengorbankan Hari Libur dan Waktu Istirahat

Mencari Uang Tambahan Tanpa Mengorbankan Hari Libur dan Waktu Istirahat

Memiliki penghasilan tamabahan di luar penghasilan utama memang sangat menggiurkan. Terlebih, jika kamu memiliki banyak target untuk diwujudkan dan memerlukan biaya, seperti merenovasi rumah atau menikah.

Namun, bagi sebagian pekerja, umumnya mencari uang tambahan hanya bisa dilakukan pada hari libur atau akhir pekan. Atau bahkan bekerja ekstra usai pulang kantor. Mana yang akan lebih kamu pilih mencari uang tambahan atau berisitrahat?

Sebenarnya, semua itu tergantung dari prioritas setiap individu. Seperti yang kamu tahu, setiap pekerjaan pasti ada risikonya dan setiap keputusan yang  diambil pasti ada konsekuensinya.

Buat kamu yang ingin mencari pemasukan tambahan, berikut adalah peluang yang bisa kamu tangkap tanpa harus mengganggu waktu libur dan istirahat:

Instruktur olahraga

Banyak orang yang mengisi akhir pekan dengan berolahraga. Jika kamu rutin berolahraga dengan mendatangi pusat kebugaran dan mengikuti kelas-kelas. Cobalah mengambil sertifikasi khusus, sehingga nantinya kamu bisa menjadi instruktur paruh waktu di pusat-pusat kebugaran atau bahkan menjadi instruktur pribadi. Sebagai gambaran, seorang instruktur pribadi bisa mendapatkan setidaknya Rp500 ribu dalam durasi 2 jam mengajar atau satu sesi.

Traveling

Mengisi waktu liburan dengan traveling kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Bagi kamu yang memiliki banyak pengalaman traveling, cobalah menangkap peluang ini dengan menjadi travel blogger atau vlogger, travel konsultan, atau menjadi agen travel independen. Atau jika kamu pergi ke tempat-tempat unik, kamu bisa membeli beberapa cendera mata khas untuk dijual kembali setelah kamu selesai bepergian.

Jasa Titip

Saat libur, memang waktu yang tepat untuk mendatangi pusat perbelanjaan dan berburu diskon-diskon menarik. Bagi kamu yang hobi belanja, cobalah membuka jasa titip atau ‘jastip’ dengan mengumumkannya melalui media sosial. Dari sini, kamu bisa mengambil untuk 10 persen dari harga barang yang dititipkan misalnya. Besaran uang jasa ditetapkan berdasarkan kesepakatan dengan si pembeli pada awal perjanjian biasanya.

Fotografi

Hobi dengan fotograf, namun hanya menyimpan hasil foto-foto ke dalam cakram keras (hardisk)? Cobalah unggah foto-foto yang kamu miliki pada situs penyedia foto berbayar. Siapa tahu foto kamu bisa dijual dengan harga menarik. Nantinya, kamu akan mendapatkan keuntungan dari setiap foto yang di unduh oleh orang-orang meskipun saat itu kamu sedang tertidur. Yang menarik dari sini adalah selain kamu bisa mendapatkan uang dari hasil jepretan foto, kamu juga terpublikasi “gratis” karena secara otomatis namamu akan muncul setiap kali fotomu keluar di laman pencarian.

MORE FROM MY SITE