Menilik Potensi Pasar Muslim dan Generasi M (1)

Menilik Potensi Pasar Muslim dan Generasi M (1)

Di era masa kini, banyak hal menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Dalam kitab suci misalnya, kerudung yang benar adalah kerudung yang mampu menutup aurat.

Namun kini, banyak terlihat wanita muda berkerudung warna-warni dengan rias menarik masa kini. Adapula pria dengan jenggot lebat, headphone di telinga, dan salah satu tangan menyelinap di saku.

Generasi ini adalah generasi M. Menurut penulis Shelina Janmohamed, inilah potret generasi muda dari agama dengan perkembangan tercepat di dunia, yaitu Islam.

Menurut Shelina yang juga merupakan Vice President Ogilvy Noor, agensi branding dan periklanan Islam, Generasi M adalah mereka yang bangga dengan kepercayaan mereka, bersifat antusias, dinamis, aktif, kreatif, namun demanding.

Untuk menunjukkan semua hal tersebut itu, tampilan menjadi hal yang sangat penting. Sebab, saat dunia membicarakan Muslim, gambar atau tampilan yang kerap muncul cukup menyedihkan, apalagi menyangkut perempuan muslim.

Banyak kisah memoar penderitaan perempuan diekspos media saat ini. Namun, menurut Shelina, anak muda Muslim mulai bersuara bahwa kisah-kisah itu bukan hal yang mereka sukai.

“Mereka ingin melakukan hal-hal biasa seperti orang lain, mereka memiliki hal-hal yang menarik untuk dikatakan, terutama ketika membicarakan Muslim,” kata Shelina baru-baru ini.

Generasi M didefinisikan sebagai Generasi Muslim yang lahir dalam kurun 30 tahun terakhir. Mereka tetap mengamalkan ajaran agama, namun tak antimodernitas. Mereka yakin agama dan modernitas tak mesti bertentangan.

Berbeda dengan rekan-rekan Kristiani mereka di Eropa Barat dan Amerika Serikat yang kebanyakan telah berpaling dari agama dan memilih untuk sekuler.

“Karakteristik Generasi M adalah beriman dan hidup modern. Dua hal ini berjalan beriringan dan sama sekali tak ada kontradiksi antara keduanya,” kata Shelina.

Shelina bilang, iman mereka mempengaruhi segala sesuatu, dan mereka ingin dunia tahu akan hal itu. Hal ini juga yang membedakan mereka dari rekan-rekan nonmuslim.

Mereka ingin dunia memenuhi kebutuhan mereka yang sudah melek teknologi, mandiri, dan senang berkelompok. Keberadaan Generasi M pun menjadi peluang bagi pemasar untuk menjadikannya bidikan pasar.

Namun, mengetahui karakteristik mereka adalah hal mendasar dan wajib bagi pemasar. Apalagi, sejumlah data menunjukkan betapa besarnya Generasi M ini di masa depan. Shelina memaparkan, pada 2010, ada sekitar 1,6 miliar Muslim di dunia.

Jumlah ini diprediksi tumbuh 73% dalam empat dekade berikutnya. Pada 2050, Pew Research Center memproyeksikan akan ada 2,8 miliar Muslim di dunia, alias menguasai lebih dari seperempat populasi dunia.

“Sepertiga muslim di dunia berusia di bawah 15 tahun, dua pertiganya ada di bawah 30 tahun,” tuturnya.

Berlanjut ke bagian kedua.

MORE FROM MY SITE