Peluang & Panduan Membuka Kedai Kopi
A- A+

Bisnis kedai kopi saat ini memang sedang menjadi primadona, terutama bagi anak muda. Bila kamu punya berencana masuk ke bisnis ini, tentu harus paham kebutuhan modal dan seperti apa peluang bisnisnya.

Salah satu pemilik Kiwari Cofee di Bandung, Irfan Rahadian Sudiyan, memberikan gambarannya untukmu. Irfan bilang, modal untuk membuka bisnis kopi ini tidaklah terlalu besar.

Kamu cukup membeli alat racik manual dan modal tempat sekitar Rp1 juta untuk memulai usaha ini. Banyak kedai kopi yang memulai dari modal cekak, dan sukses. "Kopi itu soal rasa, dengan alat sederhana, buat kopi jenis tubruk kalau banyak yang suka, pasti laris," tutur Irfan seperti dikutip Detik.

Meski begitu, jika ingin merintis bisnis kopi dengan sarana peralatan yang lebih lengkap, menurutnya, setidaknya butuh modal Rp 5-10 juta. Modal ini belum termasuk sewa tempat.

Alat-alat tersebut seperti grinder, mesin penyeduh kopi otomatis, saringan, dan sebagainya.

Besar keuntungan bisnis kedai kopi

Irfan yang memulai usaha kedai kopi sejak 2014 itu menyebutkan, margin keuntungannya terbilang cukup besar. Apalagi, jika pengusaha kedai kopi bisa mendapat bahan baku biji kopi dengan harga murah, seperti dari petani secara langsung.

"Harga biji kopi Arabica kalau beli langsung ke petani di Jawa Barat pasarannya Rp 80.000/kg. Itu harga untuk green bean (biji masih hijau). Kalau sudah di-roasted (panggang) harga biji kopi untuk jadi bubuk kopi bisa Rp 250.000-300.000," tambah dia.

Keuntungan dari penjualan kopi seduh bisa disebut cukup tinggi. Dia mencontohkan, dirinya menjual secangkir kopi Arabica di kafe miliknya di Cimenyan, Bandung seharga Rp 15.000 per cangkir.

Dari satu kilogram bubuk kopi tersebut, bisa dibuat hingga 50 cangkir lebih. Wakil Ketua Umum Asosiasi Ekportir Kopi Indonesia (AEKI) Pranoto Soenarto menilai, tren bisnis kedai kopi yang prospektif tersebut bisa dilihat dari terus bertumbuhnya konsumsi kopi per kapita dalam negeri.

Beberapa tahun lalu, konsumsi kopi per kapita Indonesia hanya 0,8 kg atau 800 gram setahun. Saat ini, konsumsi kopi masyarakat Indonesia sudah mencapai 1,5 kg per tahun. Pertumbuhan kopi di Indonesia tumbuh setidaknya 8% per tahun.

Bagaimana? Tertarik membuat kedai kopi sendiri?