Suka Jalan-Jalan & Belanja? Bikin Usaha Jastip Saja (2)

jastip
jastip

Lain hal dengan cerita Ichi Fitri. Fitri menawarkan barang dari luar negeri. "Kita jual barang apa saja seperti, baju, tas, sepatu, baju anak, dan lain-lain. Tidak cuma barang lokal, kita juga sering PO keluar negeri," ujar Ichi.

Fitri mengaku, dalam sebulan, omzet yang bisa ia dapatkan bisa mencapai Rp100 juta dengan pengambilan biaya jasa titip Rp25 ribu untuk barang domestik. Sayangnya, Fitri enggan mengatakan berapa jumlah biaya jastip PO luar negeri.

Menurut Fitri, bisnis ini bisa terus berkembang jika para pelaku bisnis jastip melihat perkembangan tren dan mode. "Kalau mau berkembang, ya harus berinovasi. Tentunya menjual barang-barang yang sedang tren, apalagi konsumen itu sangat konsumtif," ujarnya.

Selain itu, tambah Fitri, untuk mencapai omzet tinggi bukanlah satu hal yang instan, harus punya bidikan pasar. "Kalau sudah punya target market, sudah enak. Jadi apa saja yang kita upload, mereka pasti mau saja beli, apalagi barang yang kita upload sesuai kebutuhan mereka," sebutnya.

Sama halnya dengan Nora dan Ichi, pelaku usaha jasa titip lain, Ika yang merupakan pemilik akun @ikaikeashop melihat bahwa peluang bisnis jasa titip sangat menguntungkan. Apalagi, berbagai toko e-dagang kerap memberi promo dan membuat masyarakat semakin aktif berbelanja.

"Awalnya jastip Ikea, tapi sekarang saya lebih fokus untuk jasa titip produk kosmetik The Body Shop sama Yves Rocher. Banyak pembeli yang memanfaatkan e-commerce seperti Shopee karena program gratis ongkirnya lumayan menarik buat para pembeli," sebut Ika.

Ika yang sudah menggeluti usaha jastip sejak awal November 2016 itu mengaku pertama kali memulai bisnis karena iseng saja. Hal ini juga karena Ika kerap berbelanja dan kebetulan memiliki grup whatsapp kompleks rumah yang sering menawarkan dirinya untuk dititipkan belanja.

Dari peluang itulah, Ika mulai serius menjalani bisnis jastip. Produk yang paling sering dititipbelikan oleh pelanggan adalah produk kosmetik, khususnya skincare. Untuk biaya jastip yang dibanderol Ika yaitu Rp15 ribu hingga Rp35 ribu, tergantung produk.

Dalam sebulan, Ika bisa mengeluarkan biaya Rp50 juta untuk berbelanja titipan pelanggan. "Sedangkan omzet bulanan bisa mencapai Rp50 juta sampai Rp80 juta," pungkasnya.

MORE FROM MY SITE