Pantang Menyerah Jadi Harga Mati Dalam Bisnis

Pantang Menyerah Jadi Harga Mati Dalam Bisnis
Pantang Menyerah Jadi Harga Mati Dalam Bisnis

Tiap bisnis punya tantangan masing-masing, namun yang pasti persaingannya akan makin ketat. Dalam hal ini, Johan Candra Tjan punya kuncinya, yakni tak pernah menyerang. Ia gigih mengembangkan usaha penjualan ponsel milik sang ayah.

Bisnis ini bermula dari sebuah lapak jual ponsel yang berdiri pada 2000an di ITC Roxy Mas. "Saya meneruskan usaha ayah secara penuh sekitar 5-6 tahun lalu," ujar Johan. Di tahun itu, ponsel memang sedang menjadi tren.

Dipadukan kejelian sang ayah melihat peluang, penjualan pun terus meningkat. Saat itu, kata Johan, sang ayah memiliki keyakinan bahwa ponsel akan menjadi salah satu kebutuhan pokok di masa mendatang.

Jadi, tak heran bila makin banyak orang yang mulai melirik bisnis penjualan ponsel pintar. Alhasil, persaingan di pasar gawai (gadget) makin ketat. Bagi Johan, kendala dalam bisnis ini lebih besar saat mulai meneruskan usaha sang ayah.

"Sekarang saingan bisnis makin banyak. Bukan hanya itu saja, biaya sewa toko juga makin tinggi karena banyak orang ingin menyewa," kata ayah tiga putri itu.

Meski demikian, Johan enggan mengeluh dan makin tertantang mengembangkan usaha. Ia punya strategi mencari pemasok barang dari luar kota yang lebih murah. Demikian, produk yang Johan jual bisa bersaing dari segi harga.

Selain itu, Johan juga terus meningkatkan pelayanan baik untuk konsumen ritel maupun grosir. Melalui strategi tersebut, Johan kini sudah punya 3 toko di ITC Roxy Mas dengan karyawan mencapai 16 orang.

Untuk pelayanan prima, Johan menggunakan mesin EDC PT Bank Central Asia Tbk (BCA) di toko. "Kehadiran mesin EDC BCA ini sukses meningkatkan transaksi penjualan di toko. Lebih dari setengah transaksi penjualan menggunakan EDC BCA," katanya.

Mesin EDC BCA juga membantu Johan menghindari uang palsu serta membuat karyawannya tidak pusing berhitung. Pembeli juga lebih senang dan nyaman karena tak perlu membawa banyak uang saat membeli ponsel.

Johan sendiri juga gemar menggunakan fasilitas dan produk BCA seperti Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan Deposito. "BCA memang mengerti kebutuhan nasabah. Tiap produk dan fasilitas memudahkan nasabah memenuhi keperluan," pungkasnya.

MORE FROM MY SITE