Alasan Orang Masih Enggan Beli Aplikasi Berbayar

Alasan Orang Masih Enggan Beli Aplikasi Berbayar
Alasan Orang Masih Enggan Beli Aplikasi Berbayar

Makin banyaknya penetrasi ponsel pintar membuat para pengembang aplikasi juga semakin banyak. Tak heran bila kamu mengakses Play Store atau App Store, pasti akan menemukan banyak aplikasi, mulai dari aplikasi permainan hingga untuk keperluan produktivitas.

Dari aplikasi yang tersedia, ada yang merupakan aplikasi gratis dan ada pula yang berbayar. Tentu, untuk aplikasi gratis, orang bisa mengunduh semaunya. Lalu bagaimana dengan aplikasi berbayar? Di Indonesia masih banyak orang enggan mengeluarkan uang untuk sekadar membeli aplikasi.

Tak heran bila pengembang mengakali dengan cara in-apps purchase untuk memberi fitur yang lebih lengkap pada pengguna. Jadi, pengguna tetap bisa mengunduh secara gratis, namun harus membayar bila ingin fitur yang lengkap.

Masalah lain yang kerap muncul adalah metode pembayaran. Baru-baru ini, Manajer Pemasaran Baidu Indonesia Iwan Setiawan bilang, metode lain pembayaran adalah menggunakan kartu kredit. Sayangnya, pengguna kartu kredit di Indonesia jumlahnya masih sangat kecil.

Buktinya, hasil riset Baidu Indonesia dan GFK Indonesia mengungkap, total pemasukan dari sektor mobile di Indonesia tahun lalu 'hanya' mencapai US$21,2 juta (Rp278,14 miliar). Dari jumlah itu, kontribusi pembelian aplikasi hanya US$6,1 juta (Rp80 miliar).

Dari jumlah itu, masih terbagi dari paid-apps purchase sebesar US$3,3 juta (Rp43 miliar) dan in-apps purchase sebesar US$2,8 juta (Rp37 miliar). Di tahun ini, pembelian aplikasi lebih dipermudah, bisa dengan pulsa. Ini tentu bisa menjadi alternatif bagi mereka yang tak punya kartu kredit.

"Ke depan, harus ada edukasi pada masyarakat perihal ini untuk menunjukkan bahwa membeli aplikasi tak sesulit dulu," pungkas Iwan.

MORE FROM MY SITE