Berencana Bangun Startup? Sektor Ini Bisa Jadi Pilihan Menguntungkan

Berencana Bangun Startup? Sektor Ini Bisa Jadi Pilihan Menguntungkan
Berencana Bangun Startup? Sektor Ini Bisa Jadi Pilihan Menguntungkan

Perusahaan rintisan (startup) memang sedang naik daun di Indonesia. Dari segala sektor pun ada. Mulai dari e-commerce, transportasi, travelling, dan keuangan seperti Go-Jek, Tiket.com, Traveloka, Tokopedia, BukaLapak dan lainnya.

Namun, sebenarnya, ada bidang yang memiliki potensi sangat besar. Menurut pendiri Lightora UMN Incubator Feris Thia, sektor tersebut adalah Big Data (BD). Di Indonesia sendiri, perusahaan rintisan jenis ini masih sangat sedikit.

Namun, perusahaan-perusahaan rintisan ini berhasil melakukan validasi 'data is the new currency' dan 'Big Data is the next Big Thing'.

Palantir Technologies

Perusahaan perangkat lunak dan penyedia layanan Amerika ini fokus pada analisis data. Palantir fokus pada layanan umum di Amerika, seperti agen federal dan komunitas intelijen pemerintah. Kemudian, Palantir merambah industri finansial dan kesehatan.

Perusahaan ini punya dua produk utama, Palantir Gotham untuk analisis pencegahan terorisme, deteksi kecurangan pada penggunaan anggaran pemerintah, dan analisa kejahatan cyber serta Palantir Metropolis untuk investigasi data kuantitatif secara masif dengan integrasi sumber data tampak seperti tak saling berhubungan di satu lingkungan terpadu.

Secara keuangan, Palantir sangat sehat dan berkembang pesat. Perusahaan ini juga mendapat investasi US$ 2,42 miliar dari 12 investor dan memiliki valuasi US$ 15 miliar di Januari 2015.

Tableau Software

Perusahaan rintisan ini fokus di bidang visualisasi data sejak berdiri pada Januari 2003. Tableau berdiri untuk mengkomersialkan hasil riset. Kombinasi produk visualisasi yang kaya dan mudah diimplementasikan serta skema harga baik membuat penetrasi Tableau ke dunia enterprise tak terbendung.

Suntikan US$ 15 juta pada 2004 dan 2008 membuat Tableau berkembang sangat sehat. Di 2013 saja, keuntungan kotor perusahaan ini mencapai US$ 232.44 juta, meningkat jauh dari keuntungan 2010 sebesar US$ 34,2 juta. Saat ini valuasi Tableau mencapai US$ 6 miliar.

Cloudera Inc

Perusahaan perangkat lunak asal Amerika ini berdiri pada 2008. Perusahaan ini fokus pada pengembangan dan penyediaan layanan Hadoop, platform standar di bidang Big Data saat ini.

Cloudera membuat bisnis dan IT Professional mampu mengembangkan dan mengimplementasikan produk-produk analitik berbasis Hadoop dengan sangat cepat dan dukungan prima. Valuasi produk ini mencapai US$ 5 miliar tahun ini.

MORE FROM MY SITE