Bikin Merekmu Dominasi Kanal Penjualan dengan Cara Ini

Bikin Merekmu Dominasi Kanal Penjualan dengan Cara Ini
Bikin Merekmu Dominasi Kanal Penjualan dengan Cara Ini

Dalam berbisnis, dikenal istilah trade marketing untuk memberi nilai lebih bagi konsumen. Menurut Subject Matter Expert MarkPlus Poltak H. Lumban Gaol, terus meningkatnya penjualan ritel menjadi latar pendorong maraknya fenomena merek sendiri (private label).

Jadi, agar bisa kuar bertahan dalam pasar, kamu butuh trade marketing yang tepat. "Pada 1970an, distribusi bergantung perusahaan. Pada 1980an mulai ada tenaga penjual. Pada 1990an, perusahaan mulai fokus berjualan di toko. Mulai 2000, perusahaan mulai memisahkan penjualan di kanal modern dan tradisional," katanya.

Artinya, dinamika penjualan mulai berubah dan peran trade marketing menjadi kian penting untuk menjadikan merek sebagai pemimpin di kanal serta menciptakan akses produk yang optimal di tiap Point of Purchase (PoP) untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

"Tak kalah penting juga adalah, trade marketing akan membantu mencapai target penjualan," katanya. Prinsip dasar pemasaran adalah produk, harga, tempat dan promosi. Trade marketing pun punya prinsip dasar yang sama.

Bedanya, trade marketing berbicara mengenai turunannya, yaitu produk menjadi jangkauan produk, harga menjadi harga beli konsumen, tempat menjadi merchandising, dan promosi menjadi in-store atau out-store.

"Meski sama-sama promosi, tapi pemasaran sebatas mempengaruhi namun tidak di titik pembelian. Di trade marketing, promosi langsung ke pembeli dan di titik pembelian," ujarnya.

Trade marketer perlu menganalisis produk kategori untuk mengetahui mana yang naik dan turun. Untuk saat ini, e-commerce menjadi kategori yang sedang tumbuh pesat. Hal ini akibat perubahan konsumen yang mulai percaya dengan belanja daring (online).

"Dulu, orang beli baju di toko dan melihat langsung baju itu. Sekarang, mereka tinggal melihat secara daring dan langsung bayar," katanya.

Jadi, mulailah mengadopsi strategi tersebut.