Bisnis Lesu? Coba Lakukan 'Rebranding'

Rebranding
Rebranding

Dalam praktiknya, ada kalanya bisnis naik juga turun. Hal yang membedakan dari bisnis lainnya tentunya cara yang kamu ambil untuk menghadapi kondisi semacam itu. Bila saat ini kondisi bisnis masih lesu, bisa jadi ini pertanda untuk mengubah citra (rebranding).

Langkah bisa meningkatkan keingintahuan pasar, reputasi bisnis, standar produk serta membangun citra bisnis yang lebih baik . Strategi yang terencana dan terukur akan inspirasi rebranding dikutip dari Forbes.

Burberry

Merek mahal dan berkelas ini sangat lekat dengan wanita. Namun, ada kisah menarik dari Burberry. Dulu, Burberry identik sebagai pakaian kelompok kriminal.


Namun, pada 2001, Kreatif Direktur Burberrry Christopher Bailey mengubah citra itu dengan mengenalkan baju renang dan jas panjang serta mengangkat Emma Watson dan Kate Moss menjadi bintang iklan. Langkah ini sukses dan Burberry menjelma sebagai merek mewah.

Apple

Pada pertengahan 1990, penjualan dan laba Apple mengalami penurunan karena tidak mendapat perhatian pasar. Namun, ketika Steve Jobs kembali ambil kendali pada 1997, citra Apple berubah menjadi identik dengan gaya hidup minimalis dan modern.

beberapa caranya, dengan menyajikan produk inovatif serta pembuatan iklan yang tidak ditujukan untuk penjualan melainkan pengalaman konsumen. Berkat itu, Apple kini menjadi the world's first one trillion dollar company.

McDonalds

Di sepanjang 1990-2000, McD terkenal sebagai restoran murah, kotor, tidak sehat, rasa makanan tidak enak dan bisa memicu kegemukan dan penyakit. Namun, McD mengubah kesan itu dengan menjual makanan sehat seperti salad dan makanan sehat lain.

Tak hanya itu, McD juga berupaya membuat restorannya menjadi lebih bersih, modern dan nyaman. Akhirnya, McD pun menjelma sebagai restoran yang sering kamu kunjungi hingga saat ini.

Proses rebranding memang tidak sebentar. Namun, kamu harus merencanakan dan mengetahui demografi dan target pasar. Demikian, kamu bisa menyusun strategi rebranding yang jitu.