Cerita Panjang di Balik Sukses Jaringan Hotel Ritz Carlton

The Ritz Carlton
The Ritz Carlton

Jaringan hotel Ritz Carlton telah tersohor seantero dunia sebagai salah satu hotel bintang lima dengan kualitas terbaik. Cesar Ritz, seorang warga Swiss, memulai bisnis hotel pertamanya pada abad ke-19

Padahal, Ritz bukan siapa-siapa. Dia adalah seorang anak petani yang magang sebagai karyawan di sebuah hotel. Dia kemudian dipecat karena dianggap tidak mampu dan berbakat bekerja di bisnis hotel.

Di tahun 1870, seperti dikutip dari laman MoneyInc, Ritz kemudian bekerja sebagai pelayan dan manajer hotel di Paris sampai mengerti bagaimana menjalankan bisnis hotel mewah. Dia kemudian dengan percaya diri membuka beberapa hotel mewah di seluruh Eropa selama tahun 1890-an.

Dia menggandeng Alfred Beit yang kaya dan membentuk jaringan Hotel Ritz Carlton di 1896 dengan mendirikan Hotel Ritz di Place Vendome. Selanjutnya, hotelnya berdiri di London. Ritz juga menggandeng Auguste Escoffier sebagai koki dan membuka restoran ala carte Ritz Carlton di atas kapal laut yang beroperasi sampai Perang Dunia I.

Albert Keller juga mendirikan The Ritz Carlton Investing Company yang fokus di bisnis waralaba hotelnya. Di AS, hotel Ritz pertama dibuka di 46th Street dan Madison Avenue. Di tahun 1900, bisnisnya terus berkembang sampai ke Philadelphia dan Atlantic City dan negara-negara bagian lainnya.

Sekarang, Ritz Carlton telah berkembang di seluruh dunia. Setidaknya, Ritz Carlton telah ada di 91 lokasi di seluruh dunia termasuk Mumbai, Bangalor, Israel, Kuala Lumpur, dan Jakarta.

Sudah pernah merasakan nyaman dan enaknya makan di restoran Ritz Carlton? Gunakan kartu BCA-mu untuk bertransaksi di Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta Selatan. Transaksi menggunakan kartu BCA akan mendapatkan potongan harga khusus. Syarat dan ketentuannya ada pada tautan berikut.