Dari Hobi Hingga Hasilkan Omzet Ratusan Juta (2)

Dari Hobi Hingga Hasilkan Omzet Ratusan Juta (2)
Dari Hobi Hingga Hasilkan Omzet Ratusan Juta (2)

Sejak awal berjualan, Tiffany sangat mengandalkan penjualan secara daring (online). Ia mengawalinya melalui Blackberry Massanger, kemudian Facebook.

"Saat itu, pasar belum teredukasi dan percaya dengan sistem jual beli daring, sehingga konsumen sering mempermainkan saya. Misalnya, konsumen tak kunjung membayar produk karena takut tertipu," katanya.

Tiffany mengaku, karena masih banyak yang belum percaya dengan jual beli daring, konsumen yang memang serius pun bisa dihitung dengan jari. "Namun, saya tidak pernah kapok dan terus menjalankan bisnis," katanya.

Agar konsumen percaya, Tiffany mengantar sendiri barang pesanan dan memastikan bahwa pesanan dikirim sesuai waktu yang sudah ditentukan. Tak semua hal berjalan mulus. Tiffany juga pernah mengalami kesulitan akibat banjir empat tahun lalu di saat bisnisnya sedang berkembang.

"Pemasok tak bisa mengirim keranjang dan boks karena terkepung banjir. Dari target 200 keranjang, saya hanya bisa mendapat 80 keranjang. Itu yang selamat dari banjir. Tapi kalau saya tidak memaksakan diri, konsumen akan lari semua. Apalagi, usaha sedang berkembang dan berbuah manis," kata Tiffany.

Berkat upaya Tiffany ini, ia berhasil meraih kepercayaan pelanggan dan pesanan parsel terus mengalir.

Inovasi Dalam Bisnis

Kepuasan konsumen adalah kunci keberhasilan sebuah bisnis. Tiffany juga menyadarinya. Oleh karena itu, Tiffany pun melakukan inovasi dengan membuat desain parsel yang tampil lebih segar. Ia menggali ide dari lingkungan sekitar dan aktif di dunia maya.

"Jika melihat ada barang unik, itu bisa muncul ide dan saya coba kembangkan menjadi kreasi baru," katanya. Selain itu, Tiffany juga juga selalu menerima keluhan dan masukan dari konsumen untuk mengukur serta memperbaiki usahanya.

Kedepan, Tiffany berharap bisa berekspansi dengan menambah workshop di Jakarta karena workshop yang ada saat ini sudah tak dapat menampung kegiatan saat permintaan sedang tinggi. Selain itu, dia juga ingin membuka cabang di kota besar lain, seperti Surabaya.