Hore! Tarif Telepon akan Turun

Hore! Tarif Telepon akan Turun
Hore! Tarif Telepon akan Turun

Saat ini pemerintah sedang melihat peluang penurunan tarif interkoneksi bersama operator. Pemerintah ingin menekan biaya pelanggan operator. Menurut anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Taufik Hasan, penetapan tarif baru yang menjadi acuan biaya interkoneksi ini juga akan tergantung operator.

Penentuan tarif biasanya berdasarkan biaya (cost), dan trafik antar operator serta pendapatan masing-masing. Menurutnya, pemerintah akan mempertimbangkan berbagai aspek dan karakteristik semua operator yang ada.

Seperti diketahui, tarif interkoneksi terdiri dari tarif on net dan off net. Tarif on net dibebankan pada penggunaan jaringan yang sama, misalnya sesama pengguna Telkomsel saling menelepon. Tarif off net dibebankan pada penggunaan lintas jaringan, misalnya pengguna XL menelepon ke penguna Indosat.

Menurut Taufik, penurunan tarif bisa menguntungkan operator. Sebab, operator tidak akan hanya mengandalkan pendapatan dari trafik on net atau sesama operator. Jika tarif off net yang lebih mahal bisa seimbang, trafik antar operator bisa lebih tinggi.

Pelanggan juga untung karena tak perlu banyak nomor. Bagi operator, koneksi lebih luas, pelanggan juga lebih banyak.

Sebagai informasi, pembicaraan penetapan tarif interkoneksi ini sudah bergaung sejak tahun lalu.