Instagram Stories Bisa Jadi Alat Pemasaran Andal

Instagram Stories Bisa Jadi Alat Pemasaran Andal
Instagram Stories Bisa Jadi Alat Pemasaran Andal

Untuk urusan media sosial berbasis video siaran langsung, Snapchat memang menjadi jawaranya. Namun, sejak Instagram mengeluarkan layanan serupa bernama Instagram Stories, banyak orang beralih meninggalkan Snapchat.

Instagram merilis layanan baru tersebut sejak Agustus 2016 dan membuat Snapchat kehilangan pengguna secara drastis. Menurut TechCrunch, penurunan pengguna Snapchat mulai dari 15% hingga 40%.

Dalam kurun 25 pekan, Instagram Stories memiliki pengguna harian sebanyak 150 juta. Pada Juni 2016, pengguna Snapchat di angka 110 juta. "Secara keseluruhan, dari Agustus sampai November 2016 rata-rata unique viewer Snapchat turun sekitar 40%," ujar CEO Delmondo (perusahaan analitik media sosial) Nick Cicero.

Sementara, agensi influencer marketing TheAmplify menunjukkan, rata-rata influencer menggunakan Instagram Stories 28% lebih sering dibanding Snapchat. Soal popularitas, Instagram memang lebih populer dan akrab dengan pengguna berkat layanan fotonya.

Berkat hal ini, banyak pemasar melirik Instagram untuk mempromosikan produk atau merek mereka. Langkah yang sama juga bisa kamu ambil. Kamu bisa mempromosikan merek milikmu melalui Instagram Stories.