Jam Paling Optimal untuk Tingkatkan Penjualan Selama Puasa

ramadan
ramadan

Dalam waktu dekat, umat Islam akan kembali menjalani puasa. Selama Ramadan ini, tentu akan terjadi perubahan perilaku konsumsi. Sebagai pengusaha, kamu harus bisa memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan penjualan.

Sebab, lonjakan penjualan kerap terjadi selama puasa, apalagi penjualan daring (online). Lonjakan penjualan ini biasanya diawali dengan kebiasaan konsumen yang melihat-lihat barang di toko daring di jam tertentu sebagai bentuk ngabuburit (waktu menunggu buka puasa) atau saat sahur.

"Jam 2 sampai jam 4 pagi kerap terjadi lonjakan trafik. Sepertinya, setelah sahur, orang-orang browsing sambil menunggu shalat subuh," ungkap Chief Marketing Officer Lazada Achmad Alkatiri seperti dikutip Kompas.

Menurut Achmad, pada jam tersebut, konsumen memiliki waktu luang untuk mencari barang yang mereka ingin. "Kemudian saat jelang buka puasa. Mungkin mereka berpikir 'mau pulang tapi macet' kemudian sambil menunggu mereka browsing. Ini juga menjadi pemicu peningkatan trafik," katanya.

Meski tidak menerangkan besar lonjakan trafik tersebut dibanding hari biasa, Achmad mengatakan, merek bisa menyiapkan promo selama jam-jam tersebut untuk memikat konsumen.

"Biasanya window shopping. Makanya, Lazada akan punya flash sale saat sahur (untuk mengonversi trafik menjadi transaksi)," kata Achmad. Lazada optimistis tetap menjadi top of mind e-dagang di masyarakat, khususnya selama Ramadan ini.

Sebab, ada beberapa program sudah disiapkan untuk menyambut Ramadan, termasuk flash sale dan beberapa promo lain. "Kami berusaha mengenal audiens. Kemudian, itu dijadikan kategori dan strategi. Apa saja yang akan kami fokuskan untuk target audiens," pungkas Achmad.