Jangan Kudet, Izin IUMK Sekarang Gampang Banget

Ilustrasi
Ilustrasi

Jangan kudet (kurang update) soal bagaimana mengurus izin usaha mikro dan kecil (IUMK). Soalnya sekarang prosedurnya gampang banget.

Buat kamu yang belum tahu, izin UMK alias IUMK adalah surat legalitas yang diberikan kepada pelaku usaha mikro kecil atau UMKM. Surat yang cuma selembar ini penting banget sebagai tanda pengesahan UMK. Selain itu jadi payung hukum buat usaha yang kamu jalankan juga.

IUMK ini wajib dimiliki pelaku usaha mikro dan pelaku usaha kecil. Sudah tahu kan bedanya?

Jika kamu memiliki jumlah kekayaan atau modal paling banyak Rp50 juta dan omzet tahunan paling banyak Rp300 juta, maka bisnis yang kamu jalankan masuk kategori usaha mikro.

Sedangkan kalau jumlah kekayaan atau modal bisnisnya berkisar antara Rp50 juta hingga Rp500 juta dan omzet tahunan berkisar antara Rp300 juta sampai dengan Rp2,5 miliar, maka masuk kategori usaha kecil.

IUMK ini tidak dikenakan biaya, retribusi, atau pungutan lainnya kok. Asalkan semua dokumen lengkap, kamu bisa segera mendapatkannya.

Persyaratan Mengurus IUMK

Bagi kamu yang ingin mengajukan surat IUMK, siapkan dokumen berikut:

1. Surat pengantar dari RT atau RW yang terkait dengan lokasi usaha

2. Fotokopi KTP

3. Fotokopi Kartu Keluarga

4. Pas foto warna berukuran 4×6 sebanyak 2 lembar

5. Formulir IUMK yang telah diisi

Setelah dokumen dan persyaratan telah lengkap, kamu bisa langsung mengajukan IUMK ke kantor kecamatan setempat. Nantinya, camat setempat yang ditunjuk sebagai pengurus izin usaha akan melakukan pengecekan kelengkapan syarat pengajuan IUMK. Jika sudah lengkap, maka pemilik usaha berhak mendapatkan surat IUMK.

Mudah, kan? Yuk, urus IUMK. Dengan adanya izin usaha kamu bisa mengembangkan bisnis lebih aman dan nyaman karena telah dilindungi oleh hukum yang berlaku.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.