Manfaatkan Instagram untuk Besarkan Bisnis (1)

Manfaatkan Instagram untuk Besarkan Bisnis (1)
Manfaatkan Instagram untuk Besarkan Bisnis (1)

Kemajuan teknologi telah mengubah cara orang berinteraksi. Keberadaan ponsel pintar yang memiliki kamera canggih membuat konten visual lebih diminati. Hal inilah yang membuat media sosial Instagram kian populer bahkan di segala kalangan.

Sebagai pemilik bisnis, tentu kamu harus bisa menangkap peluang yang ada lewat konten yang kreatif dan relevan dengan tujuan bisnis. Jadi, tak perlu heran bila banyak pihak membuat akun Instagram sendiri, mulai dari tokoh publik, pejabat hingga perusahaan.

"Kami melihat bisnis-bisnis di Indonesia mengubah strategi pemasaran mereka menuju mobile. Perpindahan di Indonesia sejalan tren pasar negara berkembang yang disebut Mobile First Country," ungkap Brand Development Lead Instagram Asia Pacific Paul Webster.

Paul mengklaim, 60% pengguna mempelajari produk atau layanan di Instagram dan lebih dari 75% mengambil langkah lebih lanjut setelah melihat postingan di Instagram.

Meski tiap perusahaan punya pendekatan kreatif sendiri untuk promosi bisnis, Paul bilang, kunci suksesnya adalah mengimplementasikan konsep yang kuat sesuai tujuan bisnis. Kemudian, mengukur tujuan bisnis itu sendiri.

"Kami melihat hasil baik dari beberapa kampanye pemasaran di Indonesia seperti Bukalapak, W'dank, dan Lazada," kata Paul.

Bagaimana cara melakukan kampanye pemasaran yang efektif?

Paul mencontohkan, keberhasilan Bukalapak membangun merek dan mendongkrak penjualan adalah lewat perpaduan strategi pemasaran. Dalam hal ini, Bukalapak berkampanye lewat iklan video, foto, aplikasi mobile, dan install ads dengan nilai-nilai humor.

Lewat video humor, Bukalapak mampu menjangkau 31 juta lebih orang Indonesia dalam 16 hari. Mereka juga sudah menghemat sekitar 39% biaya promosi aplikasi mereka (cost per install). Begitu pula W'dank.

Merek minuman itu menggunakan iklan video untuk memantik rasa nasionalisme masyarakat dan memperkenalkan kembali minuman bajigur pada konsumen. Sedangkan Lazada menggunakan carousel ads untuk promosi aplikasi mobile dan mendongkrak penjualan.

Berlanjut ke bagian kedua.