Optimalkan Upaya Pemasaran di Era Digital dengan Strategi O3

Optimalkan Upaya Pemasaran di Era Digital dengan Strategi O3
Optimalkan Upaya Pemasaran di Era Digital dengan Strategi O3

Setelah mengeluarkan banyak uang untuk membangun awareness dan berhasil membuat banyak orang mengenal produk, tentu menjadi sebuah prestasi tersendiri bagi seorang pemasar. Namun, hanya dikenal saja tidaklah cukup. Tantangan selanjutnya adalah membuat orang mau membelinya.

Bahkan, tuntutan saat ini tak hanya soal banyak orang yang membeli produk, juga bagaimana bisa membuat konsumen sukarela merekomendasikan produk pada orang lain.

Dalam buku Marketing 4.0, Moving from Traditional to Digital (Wiley, 2017) karya Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan, customer path tersebut sering dipengaruhi kombinasi tiga faktor, yakni pengaruh pelanggan itu sendiri (Own), pengaruh orang lain (Other), dan pengaruh eksternal (Outer) atau disingkat O Zone (O3).

Own mengacu pada hasil pengalaman masa lampau diri sendiri ketika berinteraksi dengan beberapa merek, penilaian pribadi, ulasan merek, hingga preferensi diri sendiri. Outer mengacu pada sumber pengaruh eksternal seperti iklan dan aktivasi pemasaran.

Pengaruh ini juga bisa muncul dari interaksi pelanggan dengan layanan customer service maupun tenaga penjual seperti dikutip Marketeers. Serupa Outer, Other mengacu pada pengaruh lingkungan eksternal namun spesifik pada lingkaran terdekat, seperti komunitas dan keluarga melalui World of mouth.

Hasil riset Nielsen pada 2015 lalu menyatakan, 83% responden di 60 negara mengaku bahwa sahabat dan keluarga dianggap sebagai sumber 'iklan' paling terpercaya dan 66% menaruh perhatian pada opini orang lain di media online, termasuk jejaring sosial.

Lalu, untuk apa O3 ini bagi pemasar? O3 bisa menjadi salah satu cara pemasar mengoptimalkan upaya pemasaran mereka. Pemasar bisa melakukan identifikasi pengaruh dominan dari ketiganya. Bila Outer lebih dominan, misalnya, pemasar bisa lebih fokus pada aktivitas komunikasi pemasaran.

Namun, bila Other lebih dominan, pemasar bisa lebih fokus pada aktivitas pemasaran komunitas.

Semoga membantu.