Pasangan Suami-Istri Ini Berhasil Kuasai Pasar E-commerce

Pasangan Suami-Istri Ini Berhasil Kuasai Pasar E-commerce
Pasangan Suami-Istri Ini Berhasil Kuasai Pasar E-commerce

Anggapan bahwa ada baiknya tak melibatkan keluarga untuk urusan bisnis bukan lagi hal asing. Langkah tersebut diyakini untuk menghindari konflik. Namun, hal tersebut tak berlaku bagi pasangan suami istri, Diajeng Lestari (Ajeng) dan Achmad Zaky (Zaky).

Pasangan pengusaha muda ini berhasil menguasai pasar e-commerce lewat perusahaan rintisan pasar online. Ajeng berhasil melambungkan HijUp.com dan Zaky dengan Bukalapak.com.

Bagaimana perjalanan mereka menjejakkan kaki di dunia e-commerce? Simak cerita keduanya seperti dikutip Mashable.

5

Bukalapak

Zaky memulai Bukalapak saat masih menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2010. Awalnya, ia hanya hobi di bidang teknologi, lambat laun justru membuahkan hasil. Buktinya, ia sukses dengan platform e-commerce Bukalapak pada 2010.

Bukalapak merupakan marketplace yang mempertemukan penjual dan pembeli secara online. Saat ini, Bukalapak disambangi dua juta pengunjung tiap harinya. Tak heran, jika Zaky ingin Bukalapak bisa menyaingi eBay dan Alibaba.

Sebab, Indonesia merupakan pasar potensial e-commerce, 50 juta netizen Indonesia mengakses internet dan membuka media sosial seperti Facebook. Di sana lah, banyak orang yang berkomunikasi serta mempromosikan produk mereka.

"Alibaba sekelas dengan Weibo atau Facebook. Saya yakin, Bukalapak bisa menuju arah itu," ujar Zaky. Zaky yakin, netizen Indonesia akan terus bertambah dalam tiga tahun ke depan. Ia mempredikasi ada 150-170 juta orang.

Para netizen bisa menjadi pelanggan loyal terhadap e-commerce asal negeri sendiri, mengingat mereka hadir dengan konsep be local dan memudahkan hidup pelanggan. Namun, konsep tersebut harus diakui akan mengalami kesulitan menembus pasar internasional.

Namun, hal itu bisa dijadikan tantangan bagi pengusaha. "Kami punya banyak pesaing dari Jepang, Tiongkok, dan Jerman, namun kita memimpin di pasar ini. Hal ini berkat pemahaman kami atas Indonesia lebih baik dibanding pemain lainnya," pungkasnya.

6

HijUp

Setahun kemudian, Ajeng, istri Zaky, mengikuti langkah sang suami. Ia meluncurkan e-commerce untuk busana Muslim, HijUp. Langkah ini didasari dari pengalaman pribadi, yaitu Ajeng yang menggunakan hijab kesulitan mencari busana tertutup untuk bekerja, di mal.

Di samping itu, hanya untuk melihat-lihat baju dari satu mal ke mal lain terganjal kemacetan Jakarta. Dari situlah, sang suami memberi ide membuat online shopping yang menjual busana tertutup, hijab, dan aksesorinya.

Ajeng yakin bisnis barunya mampu sejajar dengan online shopping yang sudah berdiri sebelumnya. Pasalnya, HijUp memiliki bidikan pasar yang sangat spesifik dan luas. Spesifik untuk perempuan berhijab dan luas karena perempuan Indonesia banyak mengenakan hijab.

"Target kami adalah saya, wanita Muslim, modern, kosmopolitan. Kami mengenakan burka berwarna hitam. Jadi, ada pasar untuk wanita Muslim yang cukup modern, moderat dan memiliki pemikiran terbuka," ujar Ajeng. Kini, HijUp telah dikunjungi 500 ribu orang per bulan.

MORE FROM MY SITE