Penting! Cara Tingkatkan Empati dalam Bisnis (Bagian 1)

Cara tingkatkan empati dalam bisnis
Cara tingkatkan empati dalam bisnis

Sudahkah kamu menerapkan empati dalam bisnis? Hal ini terbukti penting bagi kelangsungan bisnismu. Apalagi di zaman sekarang, ketika humanisme begitu mudah menarik hati para pelanggan.

Dilansir Lokadata.id, penulis David Foster Wallace dalam tulisannya, This is Water, pernah mengatakan bisnis yang mampu berempati dengan pelanggannya ternyata memiliki keuntungan penjualan yang lebih tinggi.

Tak cuma itu, mereka juga mendapatkan kesetiaan pelanggan, keseganan pasar, hingga peluang yang lebih besar untuk berkolaborasi. Soalnya, bisnis yang menerapkan empati dalam perkembangannya, pastinya bukan hanya menjual produk, tapi juga ingin menjadi sahabat bagi customer.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara berempati? Simak yuk.

1. Dedikasikan Waktumu

Ini penting. Sebelum berempati keluar, lakukan dulu di dalam team. Luangkan waktumu untuk mendengar perspektif dari mereka. Enggak harus lewat meeting formal kok, bisa juga dengan ngopi santai atau sambil makan bersama.

Cobalah untuk terbuka menerima masukan. Cairkan komunikasi sehingga team akan lebih berani mengutarakan idenya. Bahkan, sekadar meminta rekomendasi makanan untuk dipesan online pun bisa mencairkan suasana, lho.

Setelah dengan team, dedikasikan juga waktumu untuk customer. Tanyakan apa yang mereka inginkan, respons dan apresiasi pendapatnya.

2. Relasi dengan Customer

Nah, saat memberi waktu pada customer, sekalian saja bangun relasi. Upayakan agar terus terkoneksi. Jadi jangan cuma sekali dua kali, lakukan secara terus menerus.

3. Tempatkan Diri di Posisi Customer

Saat ngobrol dengan customer, cobalah untuk menempatkan diri di posisi mereka. Tanyakan adakah saran darinya agar produk kita lebih berkembang. Lalu cobalah untuk memahami titik permasalahannya, mengapa mereka bisa memberi saran tersebut.

Lanjut bagian 2 ya.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.