Perbesar Skala Bisnis Melalui Instagram

Perbesar Skala Bisnis Melalui Instagram
Perbesar Skala Bisnis Melalui Instagram

Penggunaan Instagram sebagai alat pemasaran memang sedang bertumbuh di dunia bisnis. Banyak pemasar yang kini gencar memanfaat media sosial berbagai foto itu untuk menjangkau konsumen maupun calon konsumennya.

Menariknya lagi, biaya menggunakan Instagram tak semahal biaya ketika menggunakan selebritis atau sosok berpengaruh (influencer) dalam menjalankan kampanye. Suatu hari di pertengahan 2015, penyanyi Taylor Swift mengunggah foto di Instagram.

Saat itu, bersama kekasihnya DJ Calvin Harris, ia sedang bermain di sebuah kolam renang. Mereka tampak asyik bermain dengan balon raksasa berbentuk angsa putih. Akun Taylor Swift yang memiliki pengikuti sebanyak 102 juta pengikut itu mendapat beragam respons.

Seperti ditulis The Guardian, akun Taylor adalah aset besar. Melalui tanda pagar #inflatables dalam unggahan foto tersebut, banyak orang Inggris ikut tren membeli balon sejenis.

Peritel di seluruh Inggris tiba-tiba kebanjiran pesanan balon renang tersebut. Ada yang berupa angsa, kuda bertanduk satu, hingga makanan raksasa seperti donat dan pizza. Pesanan itu bertambah banyak saat musim liburan panas tiba.

Salah satu toko ritel terbesar di Inggris, Primark, menyebutkan bahwa tren #inflatables membantu penjualannya selama tiga bulan terakhir. Balon itu sendiri dipasarkan dengan harga yang berbeda-beda, mulai dari 1 EUR sampai 10 EUR.

Menurut pembelinya, banyak konsumen mengaku membeli barang tersebut untuk ikut mengunggahnya ke media sosial. "Efeknya mencengangkan. Produk-produk ini bisa mendapat likes sampai 300 ribu," sebut laporan tersebut.

Tak hanya Primark, jaringan toko daring Amazon juga mengalami hal sama. Penjualan balon renang itu mengalami kenaikan penjualan hingga 200% dibanding musim panas tahun lalu.

Salah satu pembeli Linzi Walker menyebutkan, warga Inggris merasa perlu memiliki mainan tersebut selama musim panas. Bila tak punya, mereka merasa ketinggalan tren.

"Budaya instagram membuat kita terlihat cemerlang dan cerdas. Foto-foto di sana mengesankan teman sebayamu serta mendorong pelanggan lain untuk terus membeli barang-barang yang unik dan menarik," katanya.

Analis WGSN Sarah Owen menambahkan, generasi milenial dan generasi Z (lahir pada tahun 1995-2000) memang banyak yang merasa perlu mengikuti tren di Instagram. Mereka baru merasa percaya diri jika sudah memamerkan suatu kepemilikan barang di Instagram.

Primark sendiri tak hanya menggunakan Taylor dalam kampanyenya. Sebelumnya, Justin Beiber juga tampak pernah mengunggah foto bersama donat besar. Nicki Minaj, Kim Kardashian dan Rihanna pun pernah melakukan hal serupa.

Jadi, jangan ragu lagi menggunakan Instagram untuk keperluan bisnismu.

MORE FROM MY SITE