Proses Lobi Ambil Alih Saham Freeport Ajarkan Bahwa Negosiasi Tidak Bisa Instan (1)

tambang
tambang

Pemerintah berhasil mengambil alih 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Proses ambil alih ini tidak berjalan mudah. Meski berjalan bertahun-tahun, pemerintah akhirnya berhasil melobi PTFI untuk menjual sahamnya.

Kepala Eksekutif Freeport-McMoran Ricard Adkerson mengakui, pemerintah Indonesia tekun berupaya mengambil alih saham Freeport McMoran Inc. (FCX) di PTFI.

Adkerson menyampaikan hal tersebut saat penandatangan pokok-pokok perjanjian soal penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI ke PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum).

"Ini menjadi langkah yang sangat positif. Beberapa menteri dan staf sangat tekun bekerja bersama beberapa bulan untuk membuat win-win solution," kata Adkerson belum lama ini seperti dilaporkan Tempo.

Adkerson mengakui, negosiasi pemerintah sudah berjalan sejak enam tahun lalu. Pada 2017, Freeport dan pemerintah menyepakati hal tertentu. Adkerson yakin, keuntungan untuk pemerintah pusat, daerah, dan Inalum akan meningkat 70% melalui pajak, royalti dan deviden pada Inalum.

Inalum akan mengucurkan dana US$3,85 untuk kepemilikan 51% saham PT Freeport McMoRan Inc. (FCX). Kepemilikan Inalum di PTFI saham akan menjadi 51% dari semula 9,36%.

"Inalum akan ambil alih interest dari Rio Tinto dan 100% dari Indocopper sehingga kepemilikan Inalum ditambah dengan kepemilikan negara yang sebelumnya menjadi 51,38%. Total nilai dengan ambil alih interest PT Rio Tinto dan Indocopper itu US$3,85 miliar," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno.

Kepemilikan Inalum atas 51% saham PTFI baru akan terealisasi pada pembahasan berikutnya. "Belum terealisasi karena baru head off agreement. Ini akan diselesaikan kalau sturktur transaksi dan harga sudah di lock, tinggal proses finalisasi tentang joint venture agreement," kata Rini.

Head of agreement (HoA) untuk mengkunci nilai pasti dari rencana kepemilikan saham akan selesai dua bulan ke depan.

Pokok-pokok perjanjian ini sama seperti kesepakatan sebelumnya pada 12 Januari 2018 antara Pemerintah Indonesia, Pemerintah Provinsi Papua, dan Pemerintah Kabupaten Mimika di mana pemerintah daerah akan mendapat saham sebesar 10% dari kepemilikan saham PTFI.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif untuk memberi kepastian pada investor yang berinvestasi di Indonesia.

Menurut rangkuman Kumparan, ada tujuh fakta mengenai perjanjian Freeport dengan pemerintah. Pertama, dalam HoA, Inalum dan FCX sepakat nilai divestasi 51% saham Freeport sebesar US$3,85 miliar dengan perincian, US$3,5 miliar untuk membeli 40% Participating Interest (PI) Rio Tinto di PTFI. Kemudian, US$ 350 juta untuk pembelian PI ke FCX.

Berlanjut ke bagian kedua untuk mengetahui fakta lain mengenai ambil alih saham Freeport.