Punya Potensi, E-commerce yang Ekspor Malah Tidak Sampai 5%

UKM Indonesia yang berjualan di e-commerce belum berani ekspor. Kalaupun ada, jumlahnya tak sampai 5 persen.
UKM Indonesia yang berjualan di e-commerce belum berani ekspor. Kalaupun ada, jumlahnya tak sampai 5 persen.

Secara jumlah, usaha kecil dan menengah (UKM) yang berjualan di e-commerce memang tumbuh pesat. Sayangnya, belum banyak yang memaksimalkan potensi untuk ekspor.

Dilansir Lokadata.id, survei dari BPS menunjukkan bahwa dari 16.277 usaha yang telah melakukan penjualan lewat e-commerce, hanya 762 unit usaha atau 4,68 persen yang tercatat pernah melakukan ekspor. Ini artinya, tak sampai 1 dari 20 usaha yang pernah melakukan penjualan ke luar negeri.

Padahal, hampir sepertiga dari perusahaan yang disurvei tersebut telah memulai penjualan online sejak sebelum 2016, bahkan sebagian sebelum 2010. Sedangkan dua pertiga lainnya baru mulai masuk e-commerce sejak tiga tahun terakhir.

Baca: Simak Data Lengkap Jumlah UKM yang Sudah Ekspor di Sini

Pertanyaannya, mengapa masih banyak UKM yang belum memaksimalkan potensi ekspornya? Sulitkah mengurus ekspor untuk UKM di Indonesia? Apa saja yang harus dilakukan UKM agar bisa mengekspor produknya? Yuk, simak tipsnya.

4 Tahap Agar UKM Bisa Ekspor

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.