Selain TV, Jenis Iklan Ini Juga Kian Diminati

Selain TV, Jenis Iklan Ini Juga Kian Diminati
Selain TV, Jenis Iklan Ini Juga Kian Diminati

Baru-baru ini, Nielsen merilis penelitian terbarunya mengenai iklan televisi. Di Indonesia, belanja iklan selalu mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Bila pada 2013 lalu, nilai belanja iklan mencapai Rp68,6 triliun dan di 2014 tumbuh 10% menjadi Rp75,8 triliun.

Hingga kuartal tiga tahun ini, belanja iklan sudah mencapai Rp62 triliun. Meski meningkat, pertumbuhan iklan televisi (TVC) di Indonesia terbilang landai.

Direktur Media Nielsen Indonesia Hellen Katherina bilang, penyebabnya adalah, para pengiklan mulai menemukan format iklan lain. Saat ini, merek bisa melakukan iklan melalui format squuezed frame, running text, super impose, dan backdrop.

Format iklan tersebut muncul selama program televisi berlangsung. Katherina bilang, cara ini dinilai cukup efektif. Sebab, penonton biasanya akan pindah stasiun televisi saat sedang iklan.

Hasil riset Nielsen juga menunjukkan bahwa hiburan (19%) dan serial televisi (22%) menjadi program yang paling mendominasi jumlah penonton.

Tak heran, program hiburan dan serial menguasai belanja iklan televisi, masing-masing 23% dan 22% dari total belanja iklan Rp 62 triliun sepanjang Januari-September 2015.