Kisah Mie yang Menyebar dari Tiongkok ke Seluruh Dunia

Noodle Fish
Noodle Fish

Meski berasal dari Tiongkok, mie (noodle) rasanya sekarang sudah menjadi makanan seluruh dunia. Setiap negara bahkan memiliki citarasa khas yang disesuaikan dengan lidah setempat termasuk Indonesia. Meskipun sebenarnya bahan baku untuk membuat mie, yaitu gandum, sebenarnya masih diimpor.

Namun, citarasa Mie Godog Jawa atau Mie Aceh tentu sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kuliner nasional. Ekspansi bisnis dari pebisnis internasional juga membuat berbagai citarasa mie Jepang atau Korea Selatan misalnya, lebih mudah ditemui.

Lalu, sebenarnya, bagaimana sejarah mie berasal?

Dikutip dari berbagai sumber, catatan paling awal mie ditemukan dalam buku dari masa Eastern Han Dynasty di antara tahun 25–220 Masehi.

Kata “mie” berasal dari dialek Hokkian dari kata “mian” (baca: myen). Sementara kata noodle ini diberasal dari Bahasa Jerman yakni nudel. Kemungkinan lainya juga berasal dari akar kata nodus (knot = simpul) yang berasal dari bahasa Latin.

Mie didefinisikan sebagai adonan tipis dan panjang, digulung dan dimasak dalam air mendidih yang menjadi media memasak mie. Air bisa berupa air biasa, kuah, hingga minyak. Mie juga terdiri atas beberapa jenis tergantung bahan bakunya yakni dari millet, wheat atau gandum, beras, mung bean, kentang (potato), atau canna starch, dan buckwheat.

Sebagai pencinta mie, apakah kamu juga sudah pernah mencoba Hunan Fish Noodle yang ada di Plaza Senayan? Transaksi menggunakan Sakuku dan Flazz dari Bank BCA dan dapatkan penawaran khusus. Syarat dan ketentuannya bisa kamu akses pada tautan berikut.