7 Jebakan Pinjol Beserta Contohnya

Hati-hati dengan jebakan pinjol
Hati-hati dengan jebakan pinjol

Pinjaman online makin menjamur di Indonesia. Alih-alih memberikan solusi, ratusan pinjol ilegal justru muncul dan memanfaatkan kurangnya pengetahuan masyarakat.

Korban-korban terus berjatuhan. Bahkan tak hanya peminjam saja yang dirugikan, tapi orang-orang yang tidak pernah medaftar atau melakukan pinjaman pun turut terkena imbasnya.

Pemerintah terus menerus mengingatkan masyarakat untuk waspada memilih tempat melakukan pinjaman online. Edukasi mengenai berbagai modus jebakan pinjol pun digencarkan.

Inilah 7 jebakan pinjol yang harus diketahui seperti disampaikan Satgas Waspada Investasi (SWI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK):

1. Biaya Administrasi Tinggi

Biaya pinjaman atau administrasi terlampau tinggi bahkan bisa mencapai 40% dari jumlah pinjaman yang dipotong langsung.

Contoh: Kamu pinjam Rp10 juta, yang akan kamu terima cuma Rp6 juta. Tapi utangmu tetap Rp10 juta, belum termasuk bungannya.

2. Suku Bunga dan Denda Sangat Tinggi

Tak main-main, dendanya bahkan bisa 1-4% per hari, tergantung lamanya keterlambatan. Semakin lama menunggak, semakin tinggi bunganya. Bahkan ada bunga provisi dan penalti juga.

Contoh: Kamu telat bayar 1 minggu. Dendamu masih 1% per hari (di atas batas ketentuan resmi 0,8%). Lalu bila terlambat hingga 14 hari, denda jadi 2% per hari, dan seterusnya sampai ada yang 4% per hari.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.