Awas Modus Penipuan Kode *21* Muncul Lagi

Modus penipuan makin bervariasi.
Modus penipuan makin bervariasi.

Kejahatan digital makin hari makin bervariasi. Seakan tak kenal lelah, pelaku kejahatan selalu punya modus penipuan baru untuk mengelabui korbannya. Nah, sudah tahu modus penipuan kode *21* kan?

Sebenarnya ini bukan modus baru. Modus penipuan menggunakan fitur call forwading. Singkatnya, dengan cara ini, pelaku bisa mengambil alih akun-akun kita di aplikasi e-commerce. Duh!

Cara Kerja Modus Penipuan Kode *21*

Modus ini memanfaatkan kelengahan korban. Jadi pelaku biasanya mengincar korban yang hendak memesan makanan online.

Saat sudah pesan, oknum tertentu akan menghubungi korban dan menginformasikan bahwa driver yang menerima orderan bermasalah dengan motornya. Kemudian oknum akan menganjurkan korban untuk mengganti driver dengan cara mengetikkan *21*nomorHP#.

Untuk kamu yang belum tahu, kode tersebut ternyata kode untuk fitur call forwading (penerusan panggilan). Jadi saat kamu ada telepon, sambungannya akan diteruskan ke nomor yang didaftarkan.

Nah nomor HP yang diminta dimasukkan setelah kode *21* dan ditutup dengan # tadi adalah nomor pelaku. Jadi secara enggak langsung, kamu sudah meneruskan panggilan teleponmu ke nomor mereka.

Setelah itu, pelaku biasanya akan mencoba login di aplikasi tertentu yang kita punya. Umumnya sih akun e-commerce, ojek online, dan semacamnya. Pokoknya mereka mengincar yang ada saldonya deh.

Pelaku ini dengan mudah melakukan login karena menggunakan fitur kirim kode OTP lewat panggilan tadi. Tahu kan kalau kode OTP itu bisa didapatkan dengan cara-cara tertentu, tidak harus lewat pesan singkat, tetapi bisa lewat WhatsApp ataupun panggilan telepon?

Saat kode tersebut dikirim, si pemilik nomor yang didaftarkan sebagai penerima call forwarding tadi akan mengetahui Kode OTP juga. Setelah itu, saldo kamu di akun-akun tadi bisa diambil deh.

Selain pesan makan, pelaku juga sering mengincar korban yang hendak bertransaksi secara daring, misalnya seperti membayar belanja online dan semacamnya. Pelaku juga kadang mengirim pesan SMS secara acak yang didapatkan mereka dengan segala cara.

Maka dari itu, kita sebagai generasi anti modus harus aware dengan model penipuan ini. Edukasi orangtuamu dan anggota keluarga yang lain. Jangan mau diperdaya orang jahat dengan kode *21* tadi.

Perbanyak literasi soal keamanan digital. Soalnya selain modus penipuan tadi, ada banyak modus-modus lain yang harus kamu ketahui. Salah satunya modus penipuan mengatasnamakan OneKlik BCA.

Penasaran? Klik di sini.