Banjir Spam di Gmail, Ini Cara Agar Data Pribadi Tetap Aman

Ilustrasi
Ilustrasi

Tampaknya sistem filtrasi spam milik Gmail sedang mengalami gangguan deh. Sejak akhir pekan kemarin, banyak laporan dari pengguna Gmail di seluruh dunia tentang banyaknya email spam yang membanjiri Inbox mereka.

Seperti diberitakan Android Police, sejumlah pengguna mengeluhkan permasalahan tersebut melalui media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Reddit. Akibat gagalnya sistem filtrasi tersebut, email yang seharusnya mendarat di bagian spam, malah berakhir di kotak masuk.

Hmm… terus apa pengaruhnya buat kita?

Begini. Jika tidak berhati-hati, pengguna bisa saja membuka email tersebut secara tidak sengaja.

Nah, biasanya email spam itu banyak link atau lampiran yang disematkan di dalamnya. Apes-apesnya, laptop atau smartphone pengguna justru bisa terinfeksi malware atau lebih parah lagi diretas saat link tersebut tidak sengaja diklik.

Bahaya, kan? Terus bagaimana dong?

Tenang, jika Inbox kamu juga dibanjiri banyak email spam, kamu bisa menghindari bahaya peretasan atau infeksi malware dengan cara berikut ini.

Pertama, jangan sembarang membuka email. Sebelum membukanya, perhatikan nama pengirim dan subjek email tersebut.

Biasanya email spam atau phising dikirim dengan subjek yang tidak biasa, misalnya menginfokan kamu memenangkan undian hingga ajakan bisnis.

Jika pengirim tidak dikenal dan memiliki alamat email yang mencurigakan, sebaiknya abakaikan saja email tersebut alias enggak usah dibuka ya. Jika perlu, tandai email tersebut sebagai spam atau langsung hapus saja.

Kedua, sediakan waktu khusus untuk membaca email. Dengan cara tersebut kamu bisa membaca email dengan lebih teliti.

Dengan konsentrasi yang tinggi dan tidak terburu-buru kamu bisa menghindari kesalahan membuka email spam yang berbahaya.

Ketiga, jangan klik link yang tidak dikenal. Salah satu jalur masuknya malware atau peretasan adalah melalui link yang sudah ditanami jebakan.

Saat kamu klik link tersebut, peretas atau malware akan memiiki akses untuk masuk ke perangkatmu. Kalau sudah begitu, keamanan data pribadimu jadi terancam. Bahaya, kan?

Terakhir, selalu perbarui anti virus dan software yang disediakan. Salah satu menjaga keamanan data di gadget-mu adalah dengan selalu memperbarui anti virus atau software yang disediakan pengembang.

Tujuan dirilisnya update secara berkala tersebut bukan untuk meyedot kuota internetmu kok, melainkan untuk menutup celah keamanan pada perangkat sekaligus memperbarui database malware, virus, dan hal-hal berbahaya lainnya. Jadi perangkat akan lebih aman nantinya.

Ingat, ponsel kita sekarang kan terhubung dengan berbagai akun, mulai dari media sosial, perbankan, e-commerce, marketplace, hingga aplikasi lainnya. Belum lagi di galeri kita banyak dokumen-dokumen pribadi.

Bayangkan jika ponsel kita diretas hanya karena salah klik link nyasar? Bisa saja kan para penjahat tadi sudah mengantongi data diri dan digunakan untuk belanja?

Untunglah sekarang di setiap transaksi ada kode OTP yang dikirim ke nomor HP kita. Maka dari itu, kuncinya adalah jangan pernah berikan kode OTP kepada siapapun. Apalagi sekarang modus kejahatan sudah banyak banget.

Pelajari modus-modus kejahatan yang perlu diwaspadai di sini.