Beda Sama Pinjol, 3 Restrukturisasi Saat Terlanjur Alami Kredit Macet

Saat terkena kredit macet, konsultasikan ke pihak pemberi pinjaman.
Saat terkena kredit macet, konsultasikan ke pihak pemberi pinjaman.

Kredit atau pinjaman memang bisa menjadi solusi saat kita membutuhkan uang. Selama kita mampu membayar atau mencicilnya, kredit tidak akan jadi suatu masalah.

Lain halnya jika kamu tiba-tiba mengalami kendala dalam pembayaran. Jika hal ini berlangsung lama, maka kamu akan masuk dalam kategori kredit macet.

Situasi kredit macet ini harus segera diatasi. Jika dibiarkan, denda keterlambatan dan bunga yang berjalan bisa menyebabkan masalah keuangan yang lebih besar.

Maka dari itu, jangan lari dari masalah kredit macet. Segera datangi atau hubungi pihak peminjam seperti bank dan diskusikan kondisi yang sedang kamu alami.

Umumnya, bank akan memberikan alternatif untuk meringankan beban kamu. Salah satunya adalah restrukturisasi kredit dengan rescheduling, restructuring, atau reconditioning. Apa itu?

1. Rescheduling (penjadwalan ulang)

Rescheduling berarti pihak bank akan menyesuaikan tenor pinjaman kamu agar dapat kembali mencicil pembayaran kredit. Tenor pinjaman diperpanjang selama periode tertentu, bisa 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, atau lebih lama lagi, tergantung kebijakan masing-masing bank.

2. Restructuring (persyaratan kembali)

Bank dapat mengubah beberapa persyaratan, termasuk perubahan jadwal pembayaran, jangka waktu, dan lain-lain. Persyaratan ini tidak mengubah maksimum plafon kredit. Jadi, nasabah diharapkan tetap mampu membayar pinjaman pokok.

Misalnya, saat usaha kamu sedang rugi dan akhirnya tidak bisa bayar pinjaman atau kredit macet, bank bisa menawarkan pinjaman baru. Dengan begitu, kamu bisa mengembangkan usaha, kemudian membayar pinjaman sampai lunas.

3. Reconditioning (penataan kembali)

Reconditioning ini misalnya menambah fasilitas kredit, mengonversi tunggakan menjadi pokok kredit baru, sampai penjadwalan dan persyaratan kembali.

Dengan reconditioning, bank dapat menurunkan suku bunga yang dibebankan kepada peminjam agar nasabah bisa melunasi pinjaman pokoknya.

Tapi bila kondisi debitur sudah sangat kritis hingga dianggap tidak mampu lepas dari kredit macet, bank dapat memberikan pilihan pembebasan bunga kepada peminjam. Jadi, peminjam cukup membayar pinjaman pokok yang tersisa.

Itulah tadi 3 pilihan yang dapat ditawarkan bank sebagai solusi untuk meringankan kamu mengatasi kredit macet. Sejatinya, restrukturisasi ini bukan penghapusan utang, melainkan pemberian keringanan.

Jadi sangat dianjurkan, sebelum kamu memutuskan untuk meminjam uang, pastikan kamu mampu membayar atau mencicilnya setiap bulan. Hindari peminjaman uang yang sifatnya konsumtif.

Terlebih, jangan berutang pada pinjaman online (pinjol) ilegal. Sebab jika kamu terkena kredit macet di pinjol ilegal, jangankan solusi restrukturisasi, untuk sekadar komunikasi saja sulit, sehingga kamu akan terjebak dalam masalah keuangan yang sangat besar.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.