Hati-hati Jebakan Bunga, Ini Tips Agar Tidak Terjebak Cicilan KPR

Proses pembelian rumah
Proses pembelian rumah

Konon, sebuah penelitian menyebutkan bahwa ke depan, generasi milenial diprediksi tidak akan bisa membeli tempat tinggal, khususnya rumah tapak.

Belum lagi, pernyataan tersebut dikuatkan oleh fakta berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) milik Badan Pusat Statistik, yang telah diolah tim Lokadata Beritagar, bahwa di Jakarta Pusat hanya ada 13 persen keluarga milenial yang memiliki rumah sendiri.

Akan tetapi, bukan berarti hasil penelitian tersebut lantas mematahkan semangatmu untuk bisa membeli tempat tinggal sendiri. Terlebih, jika pintar-pintar mengalokasikan THR dan bonus tahunan, kamu bisa menyiasati pembayaran DP pembelian rumah yang kerap digadang menjadi penghalang karena nominalnya yang besar.

Selain menyiasati DP rumah ada beberapa hal yang juga perlu kamu perhatikan saat akan membeli rumah agar ke depan tidak terjebak cicilan KPR yang melilit.

1. Bunga Rendah

Saat memilih bank untuk mengajukan KPR sudah pasti sangat dianjurkan memilih bank yang menawarkan bunga rendah. Saat ini, banyak bunga yang menawarkan bunga kompetitif untuk menarik nasabah.

Pastikan calon bank penjamin menawarkan bunga rendah dan floating yang tidak mencekik setelah selesai masa fixed and cap. Pasalnya, tidak jarang bank memberikan promo menarik pada awal pembelian, namun kerap menggerogoti nasabah dengan floating bunga yang loncat jauh dari bunga awal.

2. Biaya Tambahan

Selain bunga, pastikan juga bank yang akan kamu pilih tidak membebankan dengan tambahan biaya-biaya lain di luar biaya KPR, biasa asuransi jiwa dan rumah, biaya administrasi, dan biaya provisi.

Masih banyak bank yang memberikan embel-embel bunga murah namun dengan tambahan biaya-biaya lain yang tidak dijelaskan di awal sehingga jika ditotal kamu justru bisa mengeluarkan uang berkali-kali lipat.

3. Menawarkan Jangka Waktu Kredit Bervariasi

Setelah memastikan suku bunga rendah dan biaya-biaya tambahan, penting juga untuk memperhatikan pilihan tenor kredit. Bank dengan reputasi baik biasanya menawarkan tenor beragam yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keuanganmu sebagai nasabah.

4. Tidak Ada Dana yang Ditahan

Beberapa bank mengharuskan nasabah untuk mengendapkan sejumlah dana di rekening mereka selama masa cicilan KPR. Untuk meringankan bebanmu, pilih bank yang tidak mewajibkan sejumlah dana ditahan di dalam rekening, seperti yang ditawarkan oleh KPR BCA.

Untuk mewujudkan generasi milenial dalam memiliki hunian sendiri, KPR BCA saat ini tengah memberikan promo KPR dengan bunga 5,62% eff.p.a dengan pilihan tenor beragam. Selain bunga rendah, KPR BCA juga menjamin kamu untuk mendapatkan bunga yang relatif stabil saat memasuki masa floating.

Yang paling penting, pengajuan KPR BCA juga cenderung mudah. Kamu cukup mengakses tautan berikut dan kemudian menunggu untuk kembali dihubungi oleh tim KPR BCA. Selain itu, promo ini berlaku untuk pembelian rumah baru maupun second, lho.

Jangan sampai ketinggalan promonya, segera klik tautan berikut karena promo bunga 5,62% ini akan segera berakhir di bulan Mei 2019.