Hati-hati, Modus Bukti Transfer Palsu Makin Marak

Ilustrasi
Ilustrasi

Pandemi membuat banyak pedagang konvensional mulai beralih ke digital. Sayangnya, kurangnya pengetahuan dan pengalaman membuat mereka kerap jadi sasaran penipuan.

Salah satu modus yang sering digunakan penjahat adalah bukti transfer palsu. Berhati-hatilah pada modus yang satu ini.

Untuk meminimalisir kemungkinan kamu menjadi korban, simak beberapa fakta berikut.

1. Tulisan Jelas

Kamu wajib memperhatikan detail struk baik yang dikirim via WA ataupun saat ditunjukkan langsung. Perhatikan apakah struk memiliki tulisan yang jelas dan tebal.

Jika cetakan tintanya sangat tipis, kamu boleh curiga bahwa itu struk palsu. Sebab print out dari mesin ATM tidak sama seperti printer biasa yang tintanya bisa habis.

2. Tulisan Selalu di Tengah

Sumber: (Ist_Instagram)
Sumber: (Ist_Instagram)

Umumnya struk cetakan mesin ATM posisinya di tengah kertas. Ukuran hurufnya juga telah diatur dengan ukuran kertasnya. Jadi curigalah pada struk yang banyak menyisakan ruang kosong di sisi-sisinya. Apalagi jika ukuran hurufnya terlampau kecil.

3. Rekening Pengirim Tertulis Lengkap

Struk ATM asli biasanya tidak ditulis lengkap. Beberapa nomor di belakang hanya ditulis X. Maka curigalah pada struk yang mencantumkan rekening secara utuh.

Itu tadi 3 fakta struk palsu yang harus kamu perhatikan. Ada baiknya, kamu juga memiliki mobile banking untuk meminimalisir kemungkinan menjadi korban.

Dengan mobile banking, kamu bisa mengecek langsung apakah pembeli benar-benar sudah mentransfer pembayarannya. Kamu juga bisa mengecek riwayat transaksi dalam waktu tertentu sehingga bisa memastikan apabila pembeli mengaku telah transfer beberapa hari yang lalu.

Yuk unduh mobile banking sekarang. Tidak hanya transaksi, ada banyak fitur menarik yang bakal membuat hidupmu lebih simpel hanya dalam genggaman.

Jadilah pedagang yang cerdas dan jadi generasi anti modus.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.