KPR Jadi Enteng kalau Kamu Pakai Cara Ini

Pasangan muda makin mudah beli rumah.
Pasangan muda makin mudah beli rumah.

Punya rumah sendiri menjadi salah satu financial goals bagi milenial. Bahkan, kebanyakan milenial bermimpi punya rumah dulu sebelum menikah.

Alasannya sederhana, harga rumah terus meningkat tiap tahun. Sementara, biaya pernikahan masih bisa diutak-atik tergantung budget.

Meski begitu, membeli rumah secara impulsif juga tidak baik. Butuh perencanaan dan perhitungan matang agar cicilan rumah tidak membebani keuangan di masa mendatang.

Agar tidak pusing di kemudian hari, kamu bisa ikuti empat tips sebelum mengajukan KPR.

Cek Kemampuan Finansialmu

Memiliki rumah itu penting, tapi jauh lebih penting kamu harus mengecek lebih dahulu kemampuan finansialmu sebelum mengajukan KPR. Beberapa hal yang harus kamu perhatikan adalah perbandingan besaran cicilan dengan penghasilan bulananmu, total pengeluaran lainnya, dan biaya-biaya tambahan dalam proses KPR.

Kemampuan finansialmu akan aman jika besaran cicilan KPR dan cicilan lainnya (misalkan kredit kendaraan atau kredit elektronik) hanya memakan 30% dari total penghasilan bulanan. Lebih dari itu, kamu akan merasa berat di kemudian hari.

Setelah kamu merasa mampu, kamu harus persiapkan beberapa pengeluaran, seperti biaya BPHTB (biaya perolehan hak atas tanah dan bangunan), biaya notaris untuk sertifikat hak milik, dan biaya KPR yang biasanya 2,5%. Biaya pindahan dan maintenance juga perlu kamu perhitungkan.

Setelah semua diukur, baru kamu bisa melangkah ke tahap berikutnya. Kalau kemampuan finansial kamu belum meyakinkan, menunggu sebentar juga tidak masalah ketimbang beban cicilan membuat kamu tidak bisa bergerak.

Pertimbangkan Lokasi

Setelah kemampuan finansialmu oke, kamu bisa mulai hunting dengan mempertimbangkan lokasi. Perumahan dengan lokasi dekat fasilitas transportasi publik akan lebih baik. Namun terkadang, harganya bisa lebih tinggi.

Nah, kamu bisa mulai hunting dari titik terdekat dengan fasilitas transportasi publik untuk memilih perumahan yang sesuai dengan budget dan juga selera kamu. Faktor keamanan, kenyamanan, dan fasilitas pendukung lainnya juga patut kamu pertimbangkan.

Sudah cocok, kamu tinggal pilih tipe rumah yang disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Tipe 36 sudah tepat jika kamu akan membangun keluarga kecil dengan satu anak.

Terus Mengecek Harga

Mengecek harga tiap saat bisa jadi pertimbangan sebelum membeli rumah. Kamu bisa menunggu momen-momen tertentu saat pengembang menawarkan harga yang menarik. Biasanya momen-momen itu muncul saat pameran rumah. Coba datangi pameran properti untuk mengetahui tawaran-tawaran menarik tersebut.

Pilih Fasilitas KPR yang Menarik

Punya kemampuan finansial oke, sudah dapat lokasi rumah dan tipe rumah idaman, kini tinggal memilih fasilitas KPR. Jangan tergesa-gesa dalam memilih fasilitas KPR. Kamu bisa membandingkan tawaran-tawaran penyedia KPR, seperti suku bunga, fix rate berapa lama, dan pelunasan tanpa penalti.

Memilih KPR yang cocok itu penting, sebab suku bunga dan lain-lain yang ditawarkan akan memengaruhi perencanaan keuanganmu di masa depan. Pertimbangkan matang-matang sebelum memilih.

Selain itu, skor kredit kamu juga berpengaruh terhadap proses KPR. Jika skor kredit kamu bagus, pengajuan KPR-mu bisa dengan mudah disetujui. Skor kredit bagus juga jadi pertimbangan penyedia KPR untuk memberi suku bunga rendah.

Kamu bisa lho pakai fasilitas KPR dari BCA. Banyak pilihan suku bunga yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu. Ada keunggulan-keunggulan lainnya pula. Klik tautan ini agar lebih tahu soal KPR BCA ya.