Lebih Baik Bawa Tunai atau Nontunai? (1)

Lebih Baik Bawa Tunai atau Nontunai? (1)
Lebih Baik Bawa Tunai atau Nontunai? (1)

Melalui gerakan nasional nontunai (GNNT), pemerintah mulai menggalakkan penggunaan uang elektronik. Meski demikian, tak bisa dipungkiri bahwa pengguna uang fisik masih pun masih mendominasi.

Memang, pilihan untuk membawa tunai atau nontunai kerap menjadi polemik. Mulai dari sisi kemudahan, fleksibilitas, hingga waktu. Terlebih lagi dipadukan dengan berbagai keterbatasan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Lalu, mana yang lebih baik untukmu? Untuk itu Smart-Money akan membantu memberikan mempertimbangan.

Tunai

Praktik membawa uang tunai sudah sangat umum bagi banyak orang. Ada kelebihan dan kekurangan membawa uang tunai. Pertama, uang tunai memudahkan segala jenis transaksi. Di Indonesia, alat pendukung pembayaran elektronik belum merata.

Alhasil, orang harus menggunakan uang tunai, seperti transaksi di warung atau beberapa toko yang masih beroperasi secara konvensional dan tak menggunakan fasilitas pembayaran nontunai.

Kedua, mengurangi kemungkinan berutang. Memegang uang tunai akan membuat segala transaksi bisa selesai saat itu juga. Artinya, kemungkinan untuk berutang akan semakin kecil. Dalam hal ini, maka tunai memiliki fungsi sangat baik untuk transaksi.

Ketiga, risiko kejahatan ketika membawa banyak uang tunai. Ketika membawa uang tunai dalam jumlah banyak, tentu akan membuat seseorang menjadi khawatir. Sebab, uang fisik tersebut bisa terlihat dan memancing perhatian penjahat.

Artinya, kemungkinan menjadi korban akan semakin besar. Keempat, kerepotan yang timbul saat membawa tunai dalam jumlah besar. Untuk membawa tunai dalam jumlah besar, tentu kamu tak bisa serta merta memasukkannya dalam dompet.

Butuh wadah yang lebih besar, misalnya tas kecil atau sejenisnya. Hal ini pula yang bisa membuat para penjahat curiga atas barang bawaan seseorang. Lepas dari penjahat, ada kemungkinan pula bahwa tas bisa jatuh, lupa lokasi peletakan hingga hilang begitu saja.

Kelima, memegang uang tunai bisa membuat seseorang menjadi boros. Membawa uang tunai dalam jumlah banyak bisa memberi rasa percaya diri pada seseorang. Hal ini pula yang membuat seseorang menjadi tak sungkan lagi menggunakan uang yang ada di tangan.

Artinya, kesempatan menjadi boros pun akan semakin besar bila kamu memegang uang tunai. Terlebih bila kamu tergolong orang yang kerap berbelanja secara impulsif.

Berlanjut ke bagian kedua.