Lestarikan Wayang dengan Mengenalkannya Pada Generasi Muda

Lestarikan Wayang dengan Mengenalkannya Pada Generasi Muda
Lestarikan Wayang dengan Mengenalkannya Pada Generasi Muda

Tak bisa dipungkiri bahwa produk teknologi berhasil menyita perhatian generasi muda Indonesia. Hal ini membuat budaya dan kesenian lokal semakin terlupakan. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) pun berinisiatif mengenalkan budaya asli Indonesia pada generasi muda.

Melalui gelaran 'Wayang for Student,' bank swasta ini mengenalkan wayang pada siswa dan siswi SMP dan SMA. Agar menarik, BCA mengemas ajang ini dengan cara mengawinkannya dengan teknologi yang sudah akrab dengan generasi muda itu sendiri.

Misalnya menyertakan kompetisi pembuatan vlog terkait wayang. Ajang dengan tema 'Wayang in The City' itu merupakan rangkaian kegiatan Bakti BCA bidang budaya. "Ini merupakan salah satu cara BCA turut mengembangkan wayang," kata Direktur BCA Suwignyo Budiman.

Suwignyo bilang, ajang ini sendiri sudah dilakukan di banyak kota, termasuk Semarang, Bali dan lainnya. "Mudah-mudahan, acara ini bisa membuat generasi muda menjadu suka pada wayang," katanya.

Salah satu guru dari SMA Antonius Jakarta, Yanti, pun sangat mengapresiasi acara ini. "Acara ini bagus dan dapat menambah wawasan anak didik mengenai wayang. Jadi, mereka bisa lebih mengenal soal wayang, apalagi wayang ini dipadukan teknologi, menarik sekali," katanya.

Yanti melanjutkan, di ajang ini, ada 45 siswa dan siswi SMA Antonius Jakarta turut serta dan didampingi lima guru termasuk dirinya. Acara ini dibagi menjadi dua. Pagi sampai siang dihadiri siswa dan siswi SD dan SMP.

Sedangkan siang hingga sore hari dihadiri siswa siswi SMA. Secara keseluruhan, ajang ini dihadiri 600 siswa dan siswi dari SMP dan SMA. Siswa SMA yang hadir antara lain dari SMAN 68 Jakarta, SMAN 34 Jakarta, SMA Vianney Bunda Hati Kudus, SMA Strada Budi Luhur, SMA St. Antonius Jakarta, dan SMAN 3 Serang.

Salah satu siswa peserta, Dani, mengaku bahwa ia senang bisa ikut ajang semacam ini. Sebab, baginya, acara semacam ini mampu membuatnya lebih mengenal budaya Indonesia.

"Ajang semacam ini sangat menarik dan bisa menambah pengetahuan saya mengenai wayang," katanya. Di ajang ini, BCA juga menghadirkan Wayang Listrik dengan dalang I Made Sidia dari Bali.

Wayang ini bahkan berhasil menjadi wayang terbaik di dunia. Kemudian, ada pula pentas Wayang Golek oleh dalang Adi Konthea.

"Berkat prestasi cemerlang dalam hal wayang di dunia, pada 2020 mendatang, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah untuk gelaran wayang dengan skala dunia itu di Bali," pungkas Ketua Union Internationale de Marionnette (UNIMA) Samodra Sriwidjaja.