Pedagang Online Hati-hati, Penipuan Berkedok Pembeli Makin Marak

Modus penipuan dengan ponsel makin banyak.
Modus penipuan dengan ponsel makin banyak.

Jagat forum komunitas maya tiba-tiba ramai dengan pembicaraan penipuan yang menyerang para pengusaha toko online. Penipuannya sendiri berkedok pura-pura menjadi calon pembeli yang hendak melakukan transfer.

Saat pelaku penipuan (calon pembeli) mengaku akan transfer, dia akan meminta kode OTP kepada pedagang online. Jika permintaan tersebut dipenuhi, saldo pada rekening korban (pedagang online) bisa dikuras habis oleh pelaku.

Nah, sudahkah kamu mendengar adanya modus penipuan seperti ini? Khusus bagi kamu yang menjalani bisnis online, hati-hati ya. Sebab korbannya sudah banyak, lho. Hampir di setiap aksinya pelaku berpura-pura menjadi calon pembeli dan mengaku sudah melakukan pembayaran menggunakan OneKlik BCA.

Hal ini pun ramai di forum komunitas online Carousell. Lantaran tak ingin kejadian ini menimpa pengusaha online lainnya, sejumlah korban mengunggah kisah-kisahnya di forum komunitas online.

Salah satunya dilakukan pengguna akun @prelovedbysissyyy. Ia bercerita bagaimana dirinya hampir saja menjadi korban penipuan. Begini kisahnya:

"Singkat cerita ada orang yang mau beli barang aku, tapi dia minta transaksi di wa aja. Terus tanpa nanya apa apa lagi, dia langsung mau minta no rek aku. Oke lah aku kasih. Tapi anehnya dia minta nomor kartu aku dengan alasan dia transfer menggunakan oneklik bca.

Disini aku udah tau maksud dia, tapi tetep aku tanggepin, tetep aku kasih juga nomor kartu ku. Setelah aku kasih, dia kirimin aku bukti transfer, tapi dia minta kode 6 digit yang dikirimin ke nomor wa aku. Aku bilang gak ada sms apa apa, tapi dia maksa sampe tlpn berkali kali. Akhirnya aku bilang, kalo emang mau barang aku, bisa langsung ke atm bca aja, tapi dia malah bilang gak jadi.

Hati hati ya buat temen temen kalo mau bertransaksi, harus aware sama hal hal kayak gini. Ps. Aku ambil semua screenshot (chat) setelah aku sadar kalo dia mau nipu, jadi mungkin akunnya dia udah gak ada, dan mungkin foto yang dia pake itu bukan fotonya dia, karna aku sempet baca beberapa artikel yang kena modus penipuan kayak gini dan pelakunya selalu menggukan foto orang lain"

Thread-nya pun dibanjiri komentar yang ternyata juga menjadi korban penipuan yang sama. Semua pengguna lain tersebut menceritakan kejadian yang kurang lebih persis seperti yang dialami @prelovedbysissyyy.

Sama halnya di forum komunitas Kaskus. Seorang pengguna dengan nama akun @r34hm4d3r juga mengalami penipuan serupa. Tiba-tiba saja ia mendapat keterangan bahwa telah melakukan registrasi OneKlik BCA di Gopay. Beruntung uangnya masih selamat setelah dirinya langsung menghubungi pihak bank dengan chat online via Halo BCA.

Pihak BCA segera membantu dan mengamankan rekeningnya, serta memastikan tidak ada transaksi yang terjadi menggunakan OneKlik.

Hal ini patut kamu jadikan pelajaran ya. Modus-modus penipuan saat ini makin beragam dan tidak mengenal waktu. Kapan dan di mana saja, selalu ada pihak tak bertanggung jawab yang siap menipu kamu.

Apa yang dialami dua pengusaha online tadi pun bisa kita jadikan pelajaran akan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi perbankan. Hal-hal seperti nomor kartu ATM, apalagi kode OTP dan lain-lain harus dijaga dengan baik.

Nah, jika kamu mengalami hal serupa, jangan ragu untuk segera menghubungi pihak bank. Apalagi saat ini begitu mudah mendapatkan pelayanan selama 24 jam penuh.

Misalnya di Bank BCA. Kamu bisa menghubungi melalui telepon di Halo BCA 1500888, Twitter @HaloBCA, email halobca.co.id, datang ke cabang langsung, atau dengan chat online seperti yang dilakukan dua pengguna di atas.