Pengalaman Sri Mulyani dengan Fintech Abal-abal

Menteri Keuangan, Sri Mulyani
Menteri Keuangan, Sri Mulyani

Pernah mendapat SMS yang menawarkan pinjaman online dengan proses cepat? Menteri Keuangan Sri Mulyani ternyata sering mengalaminya.

Ia bahkan sampai kesal lantaran harus menghapus pesan-pesan itu setiap hari. Ada yang pinjaman tanpa agunan untuk Rp1-10 juta, ada yang dengan agunan untuk Rp10 juta ke atas, macam-macam.

Yang membuat mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini makin gemas, belum tentu SMS ini legal. Ia pun mengingatkan bahwa sudah banyak korban penipuan pinjaman online yang meresahkan.

Banyaknya korban tak lepas dari sangat mudahnya syarat memperoleh pinjaman. Cuma dengan menggadaikan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), sertifikat rumah, atau surat lainnya, uang bisa ditransfer dalam hitungan jam tanpa verifikasi.

Selain itu, bunga harian yang ditetapkan juga sangat tinggi. Jangankan solusi, masyarakat dibuat sulit melunasi utangnya dan berujung pada ditariknya BPKB dan sertifikat rumah tadi.

Agar tak menjadi korban, Sri Mulyani mengajak masyarakat untuk mengenali ciri-ciri pinjaman online abal-abal.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.