Peran Teknologi dalam Mendongkrak Literasi di Indonesia

Membaca e-book melalui gadget.
Membaca e-book melalui gadget.

Tren membaca melalui digital di Indonesia mengalami peningkatan cukup signifikan. Menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk yang menggunakan internet untuk membaca berita daring (dalam jaringan) mencapai 50,7 juta alias meningkat 35 persen dari tahun 2015 (37,4 juta).

Kenaikan minat baca dari media cetak menuju berita daring (online) juga tak lepas dari melonjaknya pengguna internet yang mengalami kenaikan 51 persen dari 50,9 juta orang pada 2015 menjadi 77 juta penduduk pada 2017.

Dengan meningkatnya literasi baca pada masyarakat Indonesia, membuat Aulia Halimatussaidah tergerak untuk mewadahi para penulis melalui platform digital, Nulisbuku.com.

Nulisbuku.com merupakan layanan selfpublishing berbasis Print On Demand yang memungkinkan semua penulis bisa mempublikasikan karyanya, dalam genre apapun. Situs ini dipublikasikan sejak Oktober 2010 dengan menggelar event bertajuk "99 Writers in 9 Days".

Tak hanya Nulisbuku, wanita yang akrab disapa Ollie ini juga membuat beberapa bisnis digital di bidang tulis dan baca seperti kutukutubuku.com, desainweb, dan tempalabs.com. Khusus Nulisbuku.com, Ollie sudah merasakan penghargaan The Best E-Commerce di Sparx up Award 2010

Minat yang tinggi pada bidang penulisan dan baca, membuat Ollie mendapatkan sejumlah penghargaan. Memulai karier menulis melalui blog pribadinya, ia mendapatkan penghargaan dari Bubu Awards kategori Tourism Blog Writing Competition (2009) dan New Wave Marketing Picture dari MarkPlus (2008).

“Dasarnya, saya ingin membuat toko buku dan bekerja dikelilingi buku. Membuat toko buku kan mahal, jadi dibuatlah toko virtual,” tukas Ollie seperti yang dikutip dari SWA.co.id.

Sebagai co-founder dan CTO (Chief Technology Officer), wanita lulusan Teknologi Informasi, Universitas Gunadarma juga berkeinginan bisa menjadi teladan bagi seluruh wanita Indonesia. Ia ingin membuktikan bahwa perempuan tidak kalah hebat dibanding pria terutama dari segi karier.

“Saya pikir saat founder bekerja dengan efisien, maka jenis kelamin tidak berpengaruh di dunia IT, karena kita dinilai dari kinerja kita. Minimnya jumlah eksekutif perempuan menurut saya karena keputusan yang diambil untuk menaruh prioritas mereka di tempat lain, seperti anak dan keluarga,” papar Ollie, tentang minimnya partisipasi perempuan di dunia IT dalam dailysocial.id.

Salah satu kunci efisiensi untuk mencapai kesuksesan yang diraih oleh Nulisbuku.com adalah dengan menggandeng komunitas yang disebut Nulis Buku Klub yang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Komunitas ini rutin menggelar meet up untuk menginspirasi lebih banyak orang untuk menulis dan mempublikasikan buku.

“Nulisbuku Klub ini visi saya, ada peluncuran buku, menghadirkan penulis senior dan juga penulis buku baru,” tutup Ollie.