Sudah Watermark KTP Seperti Imbauan Pemerintah? Ini Caranya

Ilustrasi: Gary/Smart-Money.co
Ilustrasi: Gary/Smart-Money.co

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau masyarakat untuk memberikan watermark pada KTP digital masing-masing. Imbauan ini diberikan sebagai bentuk antisipasi penyalahgunaan data dari orang tak dikenal.

KTP memang seringkali digunakan untuk memverifikasi berbagai hal. Misalnya untuk keperluan perbankan, penerimaan bantuan, pendaftaran keanggotaan, pembuatan sejumlah akun, dan lain-lain.

Namun pemanfaatan KTP juga sering disalahgunakan oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Jadi sudah sewajarnya kamu harus berjaga-jaga jangan sampai ada orang yang melakukan kejahatan dengan KTP-mu.

Nah, salah satunya upaya untuk menghindarinya adalah dengan pemberian watermark ini, baik diedit secara digital maupun ditulis tangan.

Sesuai anjuran Kominfo lewat akun instagram resminya, watermark dapat dipasang di kolom kosong yang ada di KTP. Setidaknya isinya berupa keterangan tanggal dan kepada siapa scan KTP (atau berkas penting lainnya) diberikan.

Jadi, kalau data tersebut disalahgunakan, kamu bisa tahu pihak mana yang melakukan pelanggaran deh.

Berikut salah satu cara membuat watermark pada scan KTP:

1. Foto KTP dengan benar
2. Jika lewat ponsel, gunakan aplikasi edit foto (bisa lewat Phonto, PicsArt, ataupun IG Story).
3. Klik fitur tambahkan tulisan yang ada dalam aplikasi
4. Ketik informasi berupa tanggal scan dan kepentingannya. Misalnya: SCAN KTP PADA 15-09-2021 UNTUK VERIFIKASI PINJAMAN KREDIT
5. Letakkan tulisan di area kosong yang ada di KTP (Pastikan tidak menutup informasi pentingnya)

Jika pihak yang meminta data KTP tidak punya niatan jahat alias hanya untuk sekadar verifikasi, tentu KTP dengan watermark ini tetap akan diterima. Namun jika mereka bersikeras meminta scan polosan, maka kamu boleh curiga.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.