Tabungan Deposito Bisa Hangus?

Ilustrasi
Ilustrasi

Banyak yang bilang kalau deposito itu merupakan salah satu cara investasi paling aman dan menguntungkan. Alasannya simpel, suku bunga deposito lebih tinggi daripada tabungan biasa.

Tapi apa hanya itu alasannya? Bagaimana dengan risikonya? Kok bisa-bisanya ada yang bilang tabungan deposito bisa hangus? Biar enggak penasaran kita bahas yuk.

Pertama, ada banyak cara untuk menyimpan uang selain menabung. Nah, deposito adalah salah satunya. Dan betul, suku bunga deposito memang lebih tinggi daripada tabungan biasa sehingga menabung di deposito jelas akan memberikan keuntungan.

Instrumen keuangan ini tergolong dalam investasi teraman karena dilindungi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jadi uang di deposito itu enggak akan pernah lari, Guys. Dia enggak akan hangus.

Prinsip kerja deposito, uang yang sudah kamu masukkan tidak bisa kamu tarik selama kurun waktu tertentu, mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan.

Sebenarnya kamu bisa saja menarik uang dari deposito sebelum kurun waktu yang ditentukan, tapi kamu harus membayar penalti dan keuntungan deposito jadi batal.

Namun banyak keuntungan lainnya yang bisa kamu dapatkan. Misalnya deposito ini bebas biaya administrasi bulanan, tidak seperti menabung biasa yang dikenakan biaya. Menariknya lagi, deposito bisa kamu gunakan sebagai jaminan untuk mengajukan kredit ke bank.

Untuk membuka deposito syaratnya sangat mudah. Yang penting kamu harus punya rekening bank, kartu identitas diri, dan materai.

Namun perlu diketahui kalau setoran awalnya memang agak tinggi. Ada yang Rp8 juta, Rp10 juta, dan lain-lain.

Risiko Deposito

Nah, yang namanya investasi, risikonya pasti ada meski kecil sekalipun. Deposito ini pun demikian.

Begini. Meski bunga yang ditawarkan di deposito lebih besar dari menabung biasa, produk investasi ini imbal hasilnya memang terbilang kecil dibanding produk investasi lain seperti saham atau reksa dana.

Memang ada bunganya, dan ini memberikan kamu keuntungan. Tapi ketika laju inflasi sedang berada di atas bunga deposito, ya keuntungan yang kamu dapatkan jadi kalah besar dong.

Itulah kenapa deposito ini sebenarnya tergolong investasi pasif. Artinya, kamu hanya bisa menunggu keuntungan dari bunga tanpa bisa menambah nilai investasinya.

Sudah begitu apabila kita terpaksa menariknya sebelum kurun waktu yang ditentukan juga terkena penalti. Ini pun jadi risiko kamu.

Meski demikian, deposito bagaimanapun tetap menjadi investasi yang pasti aman. Dan jika kamu memang hanya ingin menyimpan uangmu dalam jangka waktu tertentu ya deposito pilihan yang tepat.

Biar lebih terbayang perbedaan keuntungan antara deposito dengan tabungan biasa, simak yuk.

Itu tadi beberapa perbedaan antara tabungan biasa dengan deposito. Bagaimana, tertarik menabung di deposito?

Coba dulu simulasinya. Lihat berapa keuntungan yang bakal kamu dapat dengan jumlah tabungan yang kamu inginkan.

Klik di sini untuk simulasi dengan kalkulator investasi.

Menabunglah di Deposito Berjangka dari BCA. Selain setoran awalnya sangat rendah dibanding bank lain, tersedia pula deposito valas bagi yang berminat untuk membuka deposito dalam mata uang asing. Ada delapan mata uang asing yang diterima oleh BCA untuk pembukaan rekening deposito, lho.

Klik info detail Deposito Berjangka di sini.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.