Tips Agar Akun WhatsApp Tidak Diretas

Ilustrasi
Ilustrasi

Kejahatan peretasan WhatsApp semakin meresahkan. Penjahat biasanya menggunakan akun curian untuk melancarkan aksi lanjutan. Misalnya seperti menggunakan nomor WA untuk belanja online.

Namun yang juga sering dilakukan adalah pelaku menghubungi beberapa daftar kontak di WhatsApp group dan mengaku-ngaku sebagai pemilik WA yang asli. Dari situ, modus penipuan dapat berlanjut ke banyak hal.

Ada yang berpura-pura meminjam uang, berpura-pura menjual barang, atau modus-modus lain dengan harapan rekan korban percaya dan mengirimkan sejumlah uang ke rekening tertentu.

Mengurus akun WhatsApp yang diretas juga tidak mudah. Kamu bahkan harus menunggu prosesnya paling lama 7 hari--yang tentu saja akan membuat pekerjaanmu jadi terhambat.

Gara-gara WhatsApp teretas, kamu bisa jadi akan sangat sibuk untuk memblokir akun-akun penting lain seperti media sosial, akun e-commerce/marketplace, akun ojek online, email, hingga akun mobile banking.

Nah, agar hal ini tidak menimpa dirimu, simak yuk tips agar akun WhatsApp kamu aman dari peretasan.

- Klik tanda titik tiga di pojok kanan atas WhatsApp.

- Pilih WhatsApp web.

- Jika yang keluar fitur kamera untuk scan QR, maka WA kamu sedang tidak digunakan di perangkat lain.

- Namun jika yang keluar ada keterangan 'logged in devices' dan ada status 'currently active’, maka besar kemungkinan WA kamu sedang digunakan orang lain. (Dengan catatan kamu memang sedang tidak menggunakan device lain).

- Segera putus sambungan perangkat dengan menekan pilihan menu ‘Log out from all devices’.

Itu tadi yang harus kamu lakukan untuk mencegah terjadinya peretasan WhatsApp. Waspadai juga saat ada pop up aneh yang muncul di ponsel dan meminta persetujuan. Jangan pilih setuju karena bisa jadi itu salah satu upaya penipu untuk mencuri akunmu.

Waspadai juga setiap ada telepon yang meminta kode OTP lewat SMS padahal kamu tidak melakukan transaksi apapun. Apalagi kalau ada SMS dengan aksara Thai (bahasa Thailand) yang sebenarnya itu upaya penipu untuk mengirim kode OTP.

Yuk jadi generasi anti modus. Edukasi keluarga dan teman-temanmu ya.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.