Tips Amankan Rapat Online dari Serangan Zoom Bombing

Ilustrasi
Ilustrasi

Rasanya enggak enak memang, saat kita lagi asyik-asyiknya sama “mainan baru” Zoom, tapi dapat berita bahwa platform video conference tersebut ternyata punya masalah keamanan privasi.

Tapi begitulah faktanya. Jika kita tidak hati-hati, bisa-bisa data pribadi dan kantor diretas pihak tak bertanggung jawab dan digunakan untuk hal yang tak diinginkan. Istilah peretasan ini dinamakan zoom bombing.

Sederhananya, zoom bombing berarti adanya penyusup yang mengganggu, membajak, bahkan mencuri segala informasi dari meeting yang kita lakukan. Gangguannya bisa macam-macam. Malah ada yang membajak dengan mengirim gambar-gambar porno atau ujaran kebencian disertai ancaman.

Wah kacau banget ya. Apalagi kalau sampai informasi dari meeting kita bocor.

Meski demikian, tak bisa dibantah bahwa aplikasi Zoom ini sangat berguna selama pandemi virus korona. Alih-alih harus #diRumahAja, bisnis tetap harus jalan. Komunikasi tak boleh putus. Itulah mengapa aplikasi seperti ini tetap sangat dibutuhkan.

Lalu bagaimana supaya kita bisa menikmati Zoom tanpa harus takut terkena zoombombing? Berikut cara meminimalisir potensi terkena zoombombing saat melakukan video conference dengan aplikasi Zoom.

1. Jangan gunakan personal meeting ID untuk rapat.

Baiknya sih jangan pakai ID yang digunakan di kantor biasa, gunakanlah ID khusus untuk rapat online ini. Kamu bisa membuat ID khusus untuk keamanan ekstra dengan cara seperti di tautan ini.

2. Aktifkan fitur "Waiting Room"

Tujuannya tentu saja supaya kita bisa lihat siapa yang mencoba bergabung dengan rapat. Jadi enggak bisa orang sembarangan. Nah, kalau mau mengaktifkan fitur waiting room, klik panduannya di sini.

3. Nonaktifkan Join Before Host

Kamu sebaiknya juga mematikan kontrol berbagi layar dan fungsi remote control untuk non-host. Lalu nonaktifkan juga semua pilihan transfer file, fitur-fitur annotations, dan fitur penyimpanan otomatis untuk obrolan. Caranya klik ikon Settings.

4. Kunci

Langsung kunci ruang setelah semua orang hadir dan rapat dimulai. Tentukan juga dua co-host meeting untuk membantu mengendalikan situasi jika ada orang berupaya masuk ke video rapatmu. Menu pengaturan co-host juga ada di "Setting", lalu masuk "Meetings".

Itu tadi 4 hal yang bisa membantu kita meminimalisir potensi terkena zoom bombing. Tapi yang namanya orang jahat, mungkin ada saja cara baru yang mereka gunakan untuk melakukan aksinya. Lalu apa yang bisa kita lakukan jika terlanjur ada yang melakukan zoom bombing di rapat kamu?

Setidaknya ada dua hal yang perlu kamu lakukan. Pertama adalah kunci mereka. Segera buka "Participants List" atau daftar peserta, scroll ke bawah untuk klik "More".

Setelah itu klik "Lock Meeting" agar peserta gelap itu bisa langsung kamu keluarkan.

Cara kedua adalah mengaktifkan “Mute”. Buka “Participants List", lalu klik "Mute All Controls". Dengan begitu penyusup tak dapat menggunakan mikrofon.

Ya, Zoom memang jadi salah satu platform yang sedang naik daun saat ini. Berbagai instansi pemerintahan, perusahaan, universitas hingga sekolah di berbagai negara menggunakannya untuk menunjang aktivitas bekerja dan belajar dari rumah. Tapi jangan lupa keamanannya ya.

Biar tambah seru kerja di rumah, manfaatkan #BankingFromHome aja. Gunakan aplikasi pembayaran yang paling lengkap seperti BCA mobile untuk membantumu melancarkan bisnis dan usahamu.

Top up Gopay atau LinkAja untuk pesan makan juga bisa kok. Isi pulsa pun tinggal pakai aplikasi ini. Kamu enggak mau kan aktivitas meeting jadi terganggu karena data internet habis?

Lengkap, kan? Klik tautan ini untuk tahu apa saja yang bisa dilakukan BCA mobile.