Mari Pelajari Sistem Perbankan Syariah di RI

Mari Pelajari Sistem Perbankan Syariah di RI
Mari Pelajari Sistem Perbankan Syariah di RI

Di Indonesia, saat ini terdapat dua sistem perbankan, yakni konvensional dan Syariah. Untuk membedakan keduanya, kamu bisa melihat dari cara bank menentukan harga dan kegiatan usahanya.

Bank konvensional menerapkan sistem bunga, sedangkan bank Syariah tidak ada bunga. Bank Syariah menentukan harga dan keuntungan berdasarkan prinsip bagi hasil seperti tertuang dalam UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah yang diterbitkan pada 16 Juli 2008.

Namun, seperti diketahui, hampir semua bank di Indonesia menerapkan prinsip konvensional. Bank konvensional pun ada yang memiliki layanan Syariah untuk menarik umat muslim yang tertarik pada bank beroperasi berdasarkan prinsip hukum Islam.

Sistem perbankan pada bank syariah tak terdapat pada bank konvensional. Bank Syariah punya sistem perbankan yang dinilai akan saling menguntungkan bagi nasabah dan bank.

Selain itu, sistem Syariah menekankan aspek keadilan, investasi beretika, memegang nilai kebersamaan dan persaudaraan, serta menghindari hal-hal bersifat spekulatif dalam transaksi keuangan.

Dalam Syariah, terdapat tiga hal umum yang harus diketahui. Pertama soal akad. Transaksi pada bank syariah mengacu pada kaidah dan aturan yang berlaku pada akad syariah Islam yang sumbernya dari Alquran dan hadist, serta sudah difatwakan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kedua soal sistem imbalan. Pendekatan bank syariah adalah sistem bagi hasil. Dana yang diterima bank akan disalurkan untuk pembiayaan, lalu keuntungannya dibagi dua, untuk nasabah dan bank sesuai perjanjian yang sudah disepakati.

Terakhir soal sasaran kredit. Pembiayaan di bank syariah dibatasi hanya untuk nasabah yang sesuai kriteria syariah, seperti kredit untuk bisnis yang halal. Sedangkan perusahaan yang memproduksi produk haram, judi dan asusila, pengajuan kredit pasti ditolak.

MORE FROM MY SITE