3 Perspektif Keuangan dari Hari Jomlo Sedunia 11.11

Hari Jomlo Sedunia yang selalu hadirkan pesta promo.
Hari Jomlo Sedunia yang selalu hadirkan pesta promo.

Hari Jomlo Sedunia atau World Single Day diperingati setiap 11 November. Bagi sebagian orang, peringatan ini mungkin hanya sebuah seremoni. Tapi dalam perspektif keuangan, ternyata ada hal menarik yang perlu kamu tahu. Apa saja?

1. Hari Jomlo dan Pesta Promo

Sejarah Hari Jomlo Sedunia pertama kali dicetuskan di Nanjing University, China, dengan sebutan Bare Sticks Holiday. Beberapa ada juga yang menyebutnya Hari Bujangan.

Pada hari tersebut, mereka yang berstatus lajang akan merayakannya dengan membeli hadiah untuk diri sendiri. Fenomena "self reward" inilah yang memotivasi sejumlah e-commerce (dipelopori Alibaba) meluncurkan program pesta promo. Perayaan ini akhirnya menguntungkan semua pihak, baik pelaku bisnis hingga pelanggan.

2. Penjualan Fantastis

Dilansir Kompas.com, perayaan Hari Jomlo Sedunia tahun 2020 lalu mencatat rekor transaksi melebihi Rp795,6 triliun. Perolehan ini didapat dari jumlah pesanan produk yang mencapai 583.000 per detik. Adapun brand yang mencatat penjualan tertinggi di hari itu secara berurutan adalah L'Oreal, Haier, Estee, Lauder, Nike, Huawei, Midea, Lancome, Xiaomi, dan Adidas.

3. Awas Jebakan Self Reward

Meski harga promo dari satu sisi menguntungkan pelanggan, namun Perencana Keuangan Andhika Diskartes mengingatkan agar jangan sampai masuk dalam jebakan promo. Menurutnya, menjadikan pesta promo ini sebagai ajang memenuhi self reward memang boleh-boleh saja, tapi harus pintar juga mengatur bujetnya.

Selalu gunakan "Tiga Target" agar tidak masuk jebakan promo. Target pertama adalah target pemenuhan kebutuhan wajib sebelum memenuhi kebutuhan self reward.

Kedua, target belanja, yakni menentukan barang yang ingin dibeli sebelum membuka platform e-commerce. Kemudian, target bujet, yakni menentukan plafon belanja agar tidak kebablasan. Dengan membuat tiga target tersebut kamu dapat meminimalisir potensi bocor alus pada keuangan.

Itulah tadi, tiga hal soal Hari Jomlo Sedunia jika dilihat dari perspektif keuangan. Sekali lagi, tidak ada yang salah dengan self reward pada Hari Bujangan ini. Namun akan lebih baik jika perayaannya tetap terencana.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.