3 Pertimbangan Sebelum Pilih Pinjaman Darurat

Ilustrasi
Ilustrasi

Bencana memang bisa datang kapan saja—dan siapa saja bisa mengalaminya. Namun ya bagaimana lagi. Biarpun tidak diharapkan, setiap orang tentu akan pernah mengalami hal ini, dan biasanya dia akan membutuhkan uang.

Sebenarnya di sinilah mengapa kita dituntut untuk selalu punya dana darurat. Sebab dana ini bisa jadi solusi. Sayangnya ya itu tadi, belum tentu semua orang memilikinya. Kalaupun ada, belum tentu juga jumlahnya cukup.

Beberapa orang yang dana daruratnya kurang, pada akhirnya mengambil pilihan pinjaman. Sumbernya macam-macam. Ada yang ke kerabat atau saudara, ada yang ke bank, atau ke pihak lainnya. Namun dari sekian banyak pilihan, ada dua yang cukup populer, yakni Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau yang lebih simpel: Kartu Kredit.

Nah, apabila suatu waktu nanti kamu mengalaminya (semoga tidak), jangan sembarangan pilih pinjaman juga ya. Setidaknya, gunakan dulu 3 pertimbangan berikut ini sebelum memilihnya.

Apa saja? Yuk simak.

Hitung Perbandingan

Pertama tentu saja kita perlu lihat dulu apa yang darurat dan apa yang dibutuhkan. Bila kebutuhanmu adalah dana tunai dengan ukuran spesifik, jelas peruntukannya, memilih Kredit Tanpa Agunan alias KTA bisa lebih tepat ketimbang memakai tarik tunai kartu kredit.

Sebab biasanya KTA bisa lebih murah dibanding tarik tunai kartu kredit. Jadi hitunglah dulu perbandingan keduanya ya.

Kemampuan Bayar

Kemudian hal kedua yang perlu kamu lakukan adalah mengukur kemampuan bayar. Ini penting, terutama apabila kamu memilih tarik tunai kartu kredit.

Begini. Memakai tarik tunai kartu kedit memang memungkinkanmu membayar cicilan dengan nilai minimal. Tapi tetap saja bila kamu tidak hati-hati, bisa membuatmu terlena dan tak sadar bila nilai utang makin membesar karena skema bunga dalam hitungan kartu kredit.

Itulah mengapa kamu harus mengukur dulu kemampuan bayarmu. Lain hal bila kamu bisa memastikan akan bisa disiplin membayarnya ya.

Sedangkan kalau pilih KTA, untuk kebutuhan dana tunai, tagihan yang harus kamu cicil setiap bulan dari kredit ini sudah jelas nilainya. Tidak ada opsi pembayaran minimal sehingga kamu sudah pasti disiplin membayar utang.

Penggunaan Dana

Catat ini dulu, kartu kredit adalah alat transaksi yang tepat bila kamu terbilang kerap bepergian, sering berbelanja atau memang penyuka gaya hidup cashless. Tetapi, bila kebutuhanmu sebenarnya hanya sejumlah uang di waktu tertentu untuk sebuah keperluan, lebih tepat bila kamu mengajukan KTA ketimbang kartu kredit.

Nah, bagaimana? Sudah lumayan mendapat pencerahan? Klik tautan ini ya bila butuh informasi lebih detail soal tarik tunai kartu kredit. Dan klik tautan ini untuk info seputar KTA.

Tenang, jangan panik. Semua pasti ada jalan keluarnya.