3 Saran dari 3 Billionaire Agar Kamu Bebas dari Stres Keuangan

Ilustrasi
Ilustrasi

Pernah enggak sih kamu menghindar saat bicara soal keuangan? Jika kamu melakukannya, itu bisa jadi pertanda bahwa kamu mengalami stres.

Hal ini ternyata dialami banyak orang. Malah urusan keuangan sudah menjadi salah satu sumber stres terbesar orang dewasa.

Riset Northwestern Mutual pada 2018 menyebut, 44% orang dewasa mengalami stres karena urusan keuangan. Kebanyakan dari mereka kurang cakap dalam mengelola keuangan pribadi sehingga menyebabkan stres. Bisa karena tidak ada perencanaan keuangan atau kebiasaan boros yang tak bisa dikontrol.

Namun jangan khawatir, tiga miliarder dunia—Ray Dalio (Pendiri Bridgewater Associates), Michael Bloomberg (Bos Bloomberg), dan Warren Buffet (CEO Berkshire Hathaway)—punya tips khusus nih buat kamu agar terhindar dari stres karena keuangan.

Sudah siap? Yuk simak.

Pastikan punya dana darurat

Saran yang satu ini datang dari Ray Dalio. Untuk terhindar dari stres karena keuangan, ia menyarankan kita untuk menyiapkan dana darurat. Tabungan ini bisa digunakan jika suatu saat kamu berhenti bekerja dan mencari pekerjaan baru atau untuk kebutuhan mendesak lainnya.

Lalu, berapa besaran dana darurat yang dianggap aman? Para ahli menyarankan dana darurat itu setidaknya harus bisa mengover kehidupanmu selama tiga bulan. Lebih bagus lagi kalau bisa menutupi enam bulan tanpa bekerja. Dengan demikian, kamu bisa lebih bebas berpikir ketika hendak mengambil keputusan penting, seperti pindah kerja atau ingin membangun bisnis.

Sabar

Kalau tips ini keluar dari pernyataan Michael Bloomberg. Saat memberi sambutan di acara wisuda Harvard Business School tahun kemarin, ia mengatakan bahwa tak ada jalan pintas dalam mencapai kebebasan finansial. Selain komitmen, kesabaran juga penting untuk mencapai tujuan itu.

Pendiri media Bloomberg ini memberi contoh yang jamak terjadi sekarang. Menurutnya, banyak lulusan baru yang tidak sabaran dan memilih mencari pekerjaan dengan gaji besar. Padahal, dalam mengawali karier, bukan gaji besar yang dikejar, melainkan pengembangan diri dan kebahagiaan. “Setelah itu, uang akan datang sendiri,” kata Bloomberg seperti dikutip dari Inc.com.

Kamu bisa memulainya dengan fokus pada pengembangan diri. Bisa dengan mengikuti pelatihan yang bisa menambah skills atau bekerja di tempat yang membuat kamu lebih bahagia.

Dengan cara ini, menurut Bloomberg, kesuksesan jangka panjang bisa kamu raih. Sebab, kamu sudah menciptakan nilai tambah bagi dirimu sendiri dan dengan demikian, uang pun bakal mengalir sendiri.

Tetap berhemat

Nah, kalau tips ini datangnya dari Warren Buffet. Menurutnya, kita harus berhati-hati dalam mengeluarkan uang. Ia pun mengakui selalu melakukannya, meski punya kekayaan bersih US$84 miliar.

Contohnya, ia masih tinggal di rumah yang ia beli sejak 1958, padahal ia bisa saja membeli rumah yang lebih besar dan bagus. Ia merasa bahagia tinggal di rumah itu dan baru akan pindah bila menemukan rumah yang bisa membuatnya lebih bahagia.

Gaya berhemat dari seorang miliarder sekelas Buffet ini bisa jadi contoh buat kamu. Meski Buffet punya kekayaan berlimpah, ia tetap punya prioritas dan bisa mengerem pengeluaran.

Konsumerisme memang racun, terutama di era digital seperti sekarang. Barang bisa dibeli hanya dengan sapuan jari. Untuk itu, berhemat bisa jadi kunci. Alihkan pengeluaran yang tidak perlu itu ke instrumen investasi, seperti cara Buffet melakukannya.

Nah, beruntungnya kamu karena sekarang untuk investasi sudah sangat mudah. Coba saja berinvestasi di aplikasi WELMA. Selain mudah, start investasi di sini bisa dimulai dari Rp100 ribu lho. Murah, kan?

Bagaimana? Saran-saran dari tiga billionaire dunia ini patut kamu coba. Selain bisa terbebas dari stres karena keuangan, siapa tahu kamu bisa mengikuti jejak mereka jadi seorang billionaire.