4 Gejala Keuangan Menuju Siaga 1

Ilustrasi
Ilustrasi

Pernah merasakan saldo rekening kering saat promo ada di mana-mana? Duh, harap sabar ya. Kadang, hal-hal seperti ini memang terjadi.

Tapi kalau dipikir-pikir lagi, biasanya hal ini justu karena kesalahan kita sendiri. Banyaknya utang, tingginya pengeluaran, hingga kurang disiplin dalam menabung bisa jadi beberapa faktor yang membuat saldo terus-terusan kering.

Lalu kalau ini dibiarkan saja, bisa-bisa keuangan kita ibarat menuju siaga 1 nih. Alias terancam membuat kita sulit beranjak dari serbakekurangan. Duh jangan sampai deh ya.

Status darurat keuangan menuju siaga 1 memang sekadar istilah. Namun penyakit keuangan seperti ini patut kamu ketahui juga. Lagipula bagaimana mau mencapai kebebasan finansial jika keuangan kita sakit terus?

Nah, sebelum sakit parah, kamu harus bisa mengenali gejala-gejala keuangan tengah tak sehat. Yuk simak apa saja gejalanya.

Mulai susah membayar tagihan jatuh tempo

Gejala yang pertama kali muncul, kamu mulai kesusahan membayar cicilan yang jatuh tempo. Kamu juga mulai berat untuk mencicil tagihan kartu kredit. Hal ini membuat kamu makin terbebani karena kamu harus juga membayar denda dan bunga berlebihan.

Tak punya dana darurat

Dalam rekeningmu, kamu sama sekali tak memiliki dana darurat. Besaran normal dana darurat ini minimal tiga kali pengeluaran normal bulanan. Dana ini digunakan untuk urusan darurat, seperti sakit atau saat sedang mencari pekerjaan.

Susah menabung

Tiap akhir bulan, kamu mulai tidak bisa menyisihkan uang untuk menabung. Kamu juga kadang merasa pengeluaran bulanan jauh lebih besar dari penghasilan.

Tidak punya perencanaan keuangan jangka panjang

Kamu tidak bisa membuat perencanaan keuangan jangka panjang karena penghasilanmu sangat pas-pasan dengan pengeluaran. Kamu jadi tidak bisa membuat perencanaan untuk dana pendidikan anak maupun dana untuk masa tua. Kamu juga enggak punya target keuangan atau financial goals dalam lima atau sepuluh tahun ke depan.

Kalau kamu merasakan gejala-gejala tersebut, berarti keuanganmu mulai meriang. Agar tidak sakit parah, coba mulai cek kembali pengeluaran-pengeluaran yang biasa kamu lakukan. Mulai sortir dan temukan yang bisa kamu tanggalkan dan enggak. Mulai ubah gaya hidup agar keuanganmu tetap sehat.