5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memutuskan Membeli Apartemen

5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memutuskan Membeli Apartemen
5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memutuskan Membeli Apartemen

Membangun rumah atau tempat tinggal di kota besar, saat ini semakin terbatas akan ketersedian lahan. Disamping itu, harga lahan di kota besar pun semakin mahal. Maka solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut, kamu bisa membeli apartemen sebagai alternatif tempat tinggal.

Saat ini, banyak apartemen siap huni yang ditawarkan dengan harga terjangkau dan berlokasi strategis di tengah kota. Misalnya pada listing situs Rumah Tovit, hunian apartemen di bilangan Jakarta Timur memiliki harga mulai dari Rp99 juta.

Lalu, bagaimanakah memilih apartemen yang tepat? Berikut beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum membeli apartemen :

Lokasi

Lokasi adalah faktor paling penting dalam memilih sebuah properti, baik untuk ditinggali maupun untuk berinvestasi. Lokasi yang strategis dan mudah dijangkau nantinya akan menentukan nilai dari properti yang kamu beli pada masa depan.

Fasilitas

Dalam sebuah apartemen ada dua fasilitas yang harus kamu perhatikan yakni fasilitas internal dan fasilitas eksternal. Fasilitas internal seperti tempat parkir, taman bermain, kolam renang, dan lainnya. Sedangkan, untuk fasilitas eksternal seperti fasilitas penunjang yang ada di sekitar apartemen, apakah apartemen pilihanmu dekat dengan sekolah, rumah sakit, atau pusat belanja.

Rekam jejak pengembang

Setelah melihat lokasi dan fasilitas yang ditawarkan, kamu harus mengetahui rekam jejak pengembang yang membangun apartemen tersebut. Tak jarang, banyak pihak pengembang yang memiliki kasus seperti sengketa lahan, proyek yang mandek dan sebagainya. Untuk itu, kamu bisa cek rekam jejak pengembang melalui Asosiasi Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Seluruh Indonesia (APERSSI).

Sertifikat Bangunan

Jangan lupa untuk mengetahui sertifikat dan legalitas bangunan dari apartemen yang akan kamu beli. Periksa kembali hak guna bangunan yang dimiliki pengembang, surat izin prinsip, surat izin mendirikan bangunan dan surat izin peruntukan tanah. Kamu bisa melakukan pengecekan tersebut ke instansi terkait.

Pembayaran

Membeli apartemen secara tunai keras (hard cash), bisa lebih menguntungkan karena kamu akan mendapatkan diskon yang cukup besar. Namun, bila keuangan tidak mencukupi, kamu bisa memilih pembayaran dengan cara mencicil. Biasanya pihak pengembang menyediakan tenor cicilan maksimal selama 5 tahun dan cicilan perbulannya masih terbilang tinggi.

Pilihan terakhir, kamu bisa memanfaatkan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Fasilitas pembiayaan dari bank ini memiliki tenor lebih panjang dan dapat disesuaikan dengan kondisi keuanganmu, seperti fasilitas KPA yang ditawarkan oleh BCA misalnya.

Salah satu fasilitas yang ditawarkan oleh KPA BCA adalah Fix and Cap, yakni kombinasi yang memberikan dan kepastian suku bunga. Selama 5 tahun, kamu akan mendapatkan kombinasi bunga tetap dan bunga maksimal. Selain itu, KPA BCA juga bekerja sama dengan banyak developer yang akan memberikan penawaran khusus bagi para nasabahnya.

MORE FROM MY SITE